Connect with us

SEKITAR KITA

Wajah Baru di Jabatan Kasi Pidum dan Kasubagbin Kejari Kota Malang

Diterbitkan

||

Dua Wajah Baru di Jabatan Kasi Pidum dan Kasubagbin Kejari Kota Malang
Pelantikan Kasi Pidum dan Kasubagbin Kejaksaan Negeri Kota Malang. (gie)

Memontum Kota Malang – Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Kota Malang yang sebelumnya dijabat Wahyu Hidayatullah SH MH, Senin (3/5/2021) pukul 14.00, resmi digantikan oleh Kusbiantoro SH MH.

Selain itu jabatan Kepala Subbagian Pembinaan (Kasubagbin) Kejari Kota Malang resmi dijabat Nugroho Wisni Pujoypno SH MH mengantikan Alm Santoso Hadi Pranawa SH MH. Sementara itu Wahyu Hidayatullah menduduki jabatan baru Kasi Tindak Pidana Orang Harta dan Benda Kejati Jatim.

Baca juga:

Kedua pejabat baru tersebut sudah resmi bertugas setelah dilantik oleh Kepala Kejari Kota Malang Andi Darmawangsa SH, MH.

“Semoga setelah dilantik kedua pejabat ini segera menyesuaikan diri dan beradaptasi mencetuskan inovasi-inovasi baru untuk membantu Kejari Kota Malang meraih penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan membawa Kejari Kota Kota Malang menuju ke arah yang lebih baik. Saya percaya bahwa keduanya akan dengan cepat menyesuaikan diri dalam kinerja yang terbaik,” ujar Andi.

Sementara itu Kasi Pidum Kusbiantoro, SH., MH, mengatakan bahwa sebagai pejabat baru masih memetakan pekerjaan apa segera bisa dilakukan dalam melaksanakan fungsi.

“Kita petakan pekerjaaan apa yang dijalankan kedepannya, melaksanakan fungsi kita dalam penuntutan perkara pidana. Termasuk juga kita akan mengevaluasi E Tilang apakah sudah berjalan dengan benar dan sesaui sasaran,” ujar Kusbiantoro.

Pihaknya juga masih merencanakan trobosan-trobosan dan perhatian terhadap hal-hal yang berada di lingkup jabatannya.

Kasubagbin Nugroho Wisnu SH, MH, bahwa pihaknya juga akan melakukan inovasi-inovasi pelaksanaan Wilayah Bebas dari Korupsi di Kejari Kota Malang.

“Kita fokus program WBK semoga tahun ini Kejari Kota Malang bisa mendapatkan wilayah bebas dari korupsi. Tentunya kita akanmelaksanakan inovasi-inovasi yang bisa mengatasi 6 area perubahan,” ujar Wisnu. (gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *