Connect with us

Pemerintahan

Pusat Perbelanjaan Mulai Ramai, Wali Kota Sutiaji Instruksikan Rutin Lakukan Pantauan Penerapan Prokes

Diterbitkan

||

Pusat Perbelanjaan Mulai Ramai, Wali Kota Sutiaji Instruksikan Rutin Lakukan Pantauan Penerapan Prokes

Memontum Kota Malang – Menuju libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H, pusat perbelanjaan di Kota Malang mulai padat pengunjung. Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menekankan untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19.

“Memang untuk saat ini daya beli masyarakat naik, akan tetapi kami tetap menghimbau waspada terhadapa Covid-19. Jangan sampai terjadi penambahan yang fluktuatif,” ujarnya ketika usai menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, Rabu (05/05).

Baca juga:

Bahkan orang nomor satu di Kota Malang itu juga telah meminta Pjs Sekda Kota Malang, Hadi Santoso, untuk segera memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengecekan ke beberapa mall. OPD tersebut antara lain Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).

“Nanti saya minta ada rutin pengecekan gabungan, keliling lakukan pemantauan pengunjung di mall ataupun tempat-tempat wisata. Memastikan beberapa hal, pertama pengunjung harus pakai protokol kesehatan, kedua dipastikan jumlahnya tidak melebihi dari 50 persen, sehingga tidak ada kerumunan massa,” jelasnya.

Terlebih pemilik kursi N1 itu akan meminta Kepala Dinkes, dr Husnul Muarif, untuk menyiapkan beberapa tes swab antigen untuk mall.

“Saya akan minta kepada Kepala Dinkes untuk melakukan test-test antigen di pusat perbelanjaan sebagai kontrol,” tambahnya.

Seiring dengan hal tersebut, Sutiaji tak henti-hentinya mengingatkan penguatan PPKM mikro. Pasalnya, mau bagaimanapun para pengunjung pusat perbelanjaan pada akhirnya akan kembali pulang ke rumah masing-masing.

“Meskipun mereka belanja kan pasti balik ke rumah. Jadi pengetatan justru disana, lakukan testing. Begitu ada orang yang bergejala segera lapor ke satgas, kepada pak RT, RW dan nanti akan di koordinasikan dengan puskesmas terdekat,” terang Sutiaji. (hms/mus/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *