Connect with us

Kota Batu

Pimpin Sidak Pasar Wali Kota Batu Juga Belanja Kebutuhan Pokok

Diterbitkan

||

Memontum Kota Batu – Sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Pemerintah Kota Batu bersama Forkopimda mengunjungi pasar besar Kota Batu, Rabu (05/05).

Inspeksi ini dipimpin langsung Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Ia bersama rombongan menyasar pada pedagang yang berjualan di pasar mulai pedagang emas sampai sayur mayur.

Baca Juga:

Tujuan dari inspeksi yang dilakukan adalah untuk mengetahui stok barang kebutuhan pokok tersedia sampai usai perayaan hari raya Idul Fitri sekaligus guna mengontrol harga-harga barang tidak ada kenaikan secara signifikan.

Oleh karena itu Wali Kota mengajak serta jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batu turun gunung untuk melakukan pengecekan berbagai komoditi tersebut apakah mengalami kenaikan harga dan kelangkaan atau tidak.

Setelah selesai mengunjungi pasar, rombongan bertolak menuju toko Kharisma di jalan Pattimura, pusat perbelanjaan lalu ke gudang pangan dan distributor. Ada yang menarik dalam sidak itu, mungkin karena insting sebagai wanita. Dalam sidak di pasar induk Kota Batu Dewanti tak hanya sidak saja namun juga membeli sejumlah bahan pokok.

Pada sidak itu, Dewanti membeli bahan pokok seperti ikan laut, sayuran favoritnya, bawang merah, bawang putih dan lainnya.

Dalam sidak pasar jelang hari raya, Dewanti menemukan sejumlah harga bahan pokok masih terpantau stabil. Bahkan ketersediannya diperkirakan masih cukup hingga akhir bulan Mei. “Contohnya seperti beras. Stok dan harganya masih terpantau aman. Dalam skala mayoritas komoditi pangan juga tak ada kenaikan harga,” jelas Dewanti kepada media, Rabu (05/05).

Dari data daftar harga yang dihimpun Diskumdag Kota Batu per 5 Mei, terpantau harga daging sapi di Pasar Besar Batu berkisar Rp 117 ribu per kilogram. Telur ayam ras berkisar Rp 23 ribu dan daging ayam Rp 35 ribu per kilogram. Untuk gula pasir lokal harganya berkisar Rp 12 ribu per kilogram. Harga beras per kilogram berkisar Rp 11 ribu – Rp 12 ribu.

Dewanti menuturkan ada beberapa komoditi yang mengalami penurunan. Semisal daging ayam yang saat awal puasa seharga Rp 40 ribu, kini turun jadi Rp 35-38 ribu per kilogram. Sementara, kenaikan tertinggi terjadi pada harga ikan laut mencapai Rp 40 ribu per kilogram. “Ikan laut harganya naik tinggi. Mungkin karena cuaca dan karena jauh dari laut,” katanya.

Ia menambahkan, sidak pasar ini untuk memantau harga dan ketersediaan pangan. Intervensi harga akan dilakukan jika ada kenaikan di sejumlah bahan sembako. “Ketika ada kenaikan harga. Kami akan melakukan  operasi pasar murah,” terang dia. (bir/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version