Connect with us

Pemerintahan

Peluang Bisnis Ikan Koi Sangat Menjanjikan, Wakil Bupati Lumajang Berharap Bisa Dikembangkan

Diterbitkan

||

Peluang Bisnis Ikan Koi Sangat Menjanjikan, Wakil Bupati Lumajang Berharap Bisa Dikembangkan
Bunda Indah saat melihat proses budidaya ikan Koi di Desa Krai, Kecamatan Yosowilangun.

Memontum Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melakukan kunjungan ke tempat Agustinus Cahya Reza Pradana, pemilik Rainbow Koi Farm di Desa Krai, Kecamatan Yosowilangun, Minggu (09/05) tadi.

Bunda Indah panggilan akrab Wabup Lumajang ini, pada kunjungan tersebut didampingi Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno.

Baca juga:

Selama melihat proses budidaya ikan Koi, Bunda Indah berharap, pembudidayaan Ikan Koi dapat dikembangkan semua pihak. Sehingga, bisa dan mampu meningkatkan pendapatan bagi masyarakat.

“Prospek bisnisnya sangat menjanjikan, saya ingin setiap kecamatan ada percontohan. Sehingga, masyarakat bisa melihat, pasti secara bisnis sangat menguntungkan dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat,” tuturnya.

Bunda Indah menyampaikan, bahwa di tempat breeding Ikan Koi milik Agus ini, telah berhasil memasarkan Ikan Koi hingga ke luar daerah. Agus pun, dalam kesempatan itu juga siap mendukung Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam hal pembudidayaan Ikan Koi, yang akan dilakukan oleh masyarakat.

Bunda Indah juga menyampaikan, bahwa Kapolres Lumajang, pun siap mendukung pembudidayaan Ikan Koi di setiap Polsek.

Selain itu, Bunda Indah juga menjelaskan, bahwa tidak hanya pembudidayaan, pemilik Agus Rainbow Koi Farm, Agustinus Cahya Reza Pradana, mengatakan dirinya juga siap membantu pemasaran ikan koi yang pembudidayaannya akan dilakukan oleh masyarakat nantinya.

“Ini luar biasa, beliau (Agus Rainbow Koi Farm, red) siap support Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk pembudidayaan ikan koi,” ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang, Agus Widarto, menjelaskan bahwa Lumajang dianugerahi kualitas air yang bagus untuk pengembangan perikanan.

“Potensi airnya sangat baik untuk budidaya ikan, saat ini pengembangan koi di Lumajang semakin semarak potensinya semakin besar, banyak breeder baru yang berkembang seperti halnya yang Pak Agus kembangkan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, bahwa pangsa pasar Ikan Koi sangat besar. Rainbow Koi Farm sendiri, setiap 10 hari mengirimkan 2 ribu ekor ke Tulungagung.

“Benih-benih justru diambil oleh daerah-daerah penghasil ikan hias, utamanya seperti Tulungagung dan Blitar,” ungkapnya.

Agustinus Cahya Reza Pradana menambahkan, Rainbow Koi Farm berdiri berawal dari hobi masa kecilnya.

“Setelah saya mengetahui kalau Koi itu sangat menguntungkan, dari situ saya berfikir bagaimana saya mengajak masyarakat untuk menambah penghasilannya dari Ikan Koi. Jadi intinya, bagaimana saya bisa bermanfaat buat masyarakatnya sekitar,” ungkapnya.

Di Desa Krai, pengembangan Ikan Koi yang dilakukan oleh Rainbow Koi Farm, sudah berjalan kurang lebih dua tahun ini. Selama itu pula, dianggapnya sangat menguntungkan.

“Di tengah bisnis lainnya terpuruk akibat pandemi Corona. Bisnis ikan koi masih bisa bertahan bahkan menguntungkan,” kata Agus.

Maka dari itu, ketika pembudidayaan ini menjanjikan, dirinya berani untuk mengajak masyarakat banyak.
“Biasanya saya tebar bibit ukuran 25 cm. Saya ambil harga Rp 25 ribu per ekor. Nah, nanti kita besarkan selama empat sampai lima bulan bisa laku antara Rp 85 ribu sampai Rp 90 ribu. Artinya dengan rentang waktu 5 bulan keuntungan bersih setelah dipotong pakan, kurang lebih Rp 40 ribu per ekor,” jelasnya. (adi/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *