Connect with us

Kota Malang

Hari ke 2 Idul Fitri, 123 Mobil Diputar Balik di Exit Tol Madyopuro Malang

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Penyekatan kendaraan yang hendak masuk ke Kota Malang melalui exit Tol Madyopuro terus dilakukan. Bahkan hingga hari ke 2 (14/05) Idul Fitri 1422 H, dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono, petugas gabungan penyekatan telah memutar balik 123 mobil.

“Jumlah tersebut dari hasil penjagaan shift 1 yang dilakukan mulai pukul 07.00 sampai dengan 23.00 WIB. Petugas gabungan yang dikerahkan terdiri dari unsur Pemerintah Kota (Pemkot), Polresta, dan Kodim 0833,” ujar Heru, Sabtu (15/05).

Baca Juga:

Pria yang pernah menjabat sebagai camat Klojen ini mengutarakan bahwa penyekatan tetap diikuti dengan pemeriksaan suhu tubuh para pengendara. Tak hanya itu, tes rapid antigen juga diberlakukan bagi beberapa pengendara yang nekat memasuki Kota Malang.

Namun, untuk hari pertama lebaran (13/05), di titik yang sama hanya 5 unit mobil yang diputar balik. “Hari kedua lebih banyak dan melonjak tajam kendaraan yang kami minta untuk putar balik. Bisa jadi karena banyak yang coba-coba,” tambah Heru.

Terpisah, Wali Kota Malang, Sutiaji, tetap menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus memonitor perkembangan hingga tingkat Rt dan Rw.

“Tetap saya tekankan, perkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Guna mendeteksi kemungkinan pendatang yang mungkin bisa lolos dari penyekatan pada pintu pintu utama,” tegasnya.

Menurut orang nomor satu di Kota Malang itu, meski sepintas masih flat, tapi dari pengamatan kondisi jalan selama 2 hari, relatif tidak padat dan lengang.

“Maka ada beberapa kemungkinan. Bisa jadi warga banyak yang tidak kemana mana hanya dirumah saja. Atau bisa juga warga Kota Malang sempat keluar kota,” duga politisi Partai Demokrat itu. Seperti yang telah diketahui, selama 2 hari Idul Fitri tercatat total ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 18 orang, yang sembuh sebanyak 19. Sedangkan warga terkonfirmasi positif Covid-19 dalam pantauan sebanyak 21 pasien. Dimana itu semua belum menjadi indikasi atau dampak dari liburan atau mudik lebaran, karena angka tersebut dalah tracing atas kasus kasus sebelumnya. (mus/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *