Connect with us

Kota Malang

Kabunga Akan Segera Lakukan Pendataan Ulang Terhadap Seniman Sepuh Kota Malang

Diterbitkan

||

Yuyun Sulastri, Ketua Karya Bumi Ngalam (Kabunga)

Memontum Kota Malang – Demi mewujudkan kepedulian terhadap seniman sepuh, Wali Kota Malang, Sutiaji, menjanjikan pendokumentasian biografi mereka. Namun hampir tiga bulan berlalu, janji tersebut belum nampak kelanjutannya. Oleh karena itu Ketua Karya Bumi Ngalam (Kabunga), Yuyun Sulastri, ingin menagih janji orang nomor satu di Kota Malang itu.

“Akhir Februari lalu, kami bersama seniman sepuh menggelar acara ‘Se Sesep’, disitu Pak Wali datang. Beliau menjanjikan pendataan seniman sepuh dan akan membuatkan buku biografi,” ujarnya, Sabtu (15/05).

Baca Juga:

Menurutnya jika janji tersebut kemudian hari mampu direalisasikan, pihaknya ingin ada royalti juga untuk para seniman sepuh.

“Dalam arti kayak gini kalau kita misalnya nama seorang dibiografikan, itu masuk buku. Jadi paling tidak dia dapat royalti tiap hasil penjualan buku,” katanya.

Kabunga sendiri dijelaskan wanita yang akrab disapa Yuyun itu, sudah pernah menginventarisir seniman sepuh. Berdasarkan data yang terkumpul, ada sekitar 100 seniman sepuh yang ada di Kota Malang.

“Tapi database kita hanya by name dan alamat saja. Saya ingin lakukan pendataan ulang yang lebih bagus dan rapi. Supaya saat saya tagih janji ke Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, saya sudah pegang data para seniman sepuh,” beber Yuyun.

Baginya jika Kabunga hanya menagih tanpa ikut membantu mempersiapkan data yang dibutuhkan, sama saja omong kosong.

Bahkan pihaknya juga berencana mendata beberapa seniman sepuh Kota Malang yang sudah meninggal dunia.

“Seperti pak Aziz Franklin, beliau seniman sepuh yang luar biasa. Namun sayang, hingga akhir hidup almarhum, belum ada biografinya. Inikan masih ada keluarga, atau rekan yang bisa menceritakan bagaimana beliau berkecimpung dalam dunia seni semasa hidupnya,” pungkas Yuyun.

Terakhir wanita yang juga sempat menjadi Sekretaris Dewan Kesenian Malang (DKM) itu juga mentarget di bulan Juni pihaknya sudah tuntas melakukan pendataan para seniman sepuh. (mus/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *