Connect with us

SEKITAR KITA

Rutan Kelas IIB Situbondo Luncurkan Pelayanan Prima Kunjungan Berbasis Daring

Diterbitkan

||

Memontum Situbondo – Untuk mencegah terjadinya kontak langsung antara warga binaan dengan keluarga, selama masa pandemi Covid-19, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo, meluncurkan inovasi Kunjungan Berbasis Daring. Sehingga, bagi pengunjung atau keluarga warga binaan yang ingin bertemu, bisa melakukan tatap muka dan komunikasi, meski pun tidak bertemu face to face.

Kepuasan pengunjung sendiri, menjadi tujuan utama pelayanan Rutan Kelas IIB Situbondo. Layanan kunjungan berbasis daring ini, nantinya akan dilaksanakan secara berkelanjutan terhadap seluruh pelayanan kunjungan di Rutan Kelas IIB Situbondo.

Baca juga:

Inovasi ini, pun berhasil mendapatkan banyak apresiasi dari seluruh pengguna layanan kunjungan berbasing daring. Terlebih, giat tersebut untuk meningkatkan pelayanan prima dan ketertiban di Rutan Situbondo.

Seperti saat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah kemarin, para pengunjung terlihat ramai memenuhi ruang fasilitas daring Rutan Kelas IIB Situbondo, untuk bertemu dengan anggota keluarganya.

Pengunjung, memanfaatkan inovasi layanan Kunjungan berbasis daring untuk bisa berkomunikasi dengan anggota keluarganya yang masih menjadi warga binaan Rutan Kelas IIB Situbondo.

Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Tomi Elyus, mengatakan selama pandemi Covid-19, kunjungan tatap muka ditiadakan. Hal ini sejalan dengan arahan dari Dirjenpas Kementerian Hukum dan HAM RI, agar disediakan fasilitas video call.

“Oleh karenanya, Rutan Kelas IIB Situbondo meluncurkan sistem pelayanan prima dengan salam sapa keluarga WBP (warga binaan Lapas). Jadi pengunjung yang datang ke Rutan Situbondo, bisa bertemu keluarganya dengan sistem daring,” katanya, Sabtu (15/05) tadi.

Menurut Tomi Elyus, pelayanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri di Rutan Situbondo, memang sangat membantu keluarga warga binaan yang sudah jauh-jauh datang ke Rutan Situbondo. Termasuk, salah satunya untuk mengirim makanan dan berharap bisa bertemu dengan keluarganya yang berada di dalam tembok penjara.

“Karena keharusan layanan kunjungan untuk meniadakan kunjungan tatap muka, maka Rutan Situbondo terus mengevaluasi dan meningkatkan inovasi pelayanan prima unggulan tersebut,” jelasnya.

Tomi Elyus menerangkan, hasil evaluasi untuk peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan. Terlebih, biasanya pada saat kunjungan Hari Raya Idul Fitri, pengunjung membludak dengan antrian lama. Tetapi sekarang dengan evaluasi secara terus menerus serta dilakukan perubahan-perubahan secara nyata, maka akan meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi waktu yang berkualitas serta tujuan yang tepat sasaran.

“Antrian panjang sudah tidak terlihat lagi. Masyarakat merasa sangat puas dan terbantu dengan adanya layanan secara virtual,” ujarnya.

Berdasarkan data yang ada, total pengunjung mencapai kurang lebih 141 orang dan 47 orang WBP yang mendapat pelayanan kunjungan. Sementara untuk mendukung pelaksanaan, dibantu oleh tim Satgas Idul Fitri Rutan kelas IIB Situbondo, sejumlah 11 orang personil petugas. Mereka, terbagi dalam beberapa pos pelayanan, seperti kunjungan panitipan barang, kunjungan video call yang terkoneksi dengan WBP yang berada di aula Baharudin Lopa Rutan Situbondo.

Ke sebelas (11) petugas Rutan tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Situbondo, Tomi Elyus, dengan langsung membagi tugas di tiap-tiap pos pelayanan. Tujuannya, agar pengunjung tidak bingung dan cepat dilayani oleh petugas. “Kita harus berikan pelayanan yang sopan dan prima kepada masyarakat,” paparnya. (her)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *