Connect with us

Hukum & Kriminal

Hendak Bersihkan Sumur, Nyawa Warga Sumber Anyar Situbondo Justru Melayang

Diterbitkan

||

Memontum Situbondo – Nasib apes dialami Abdul Malik (45) warga Dusun Timur Sawah 1 Rt 002 Rw 005, Desa Sumber Anyar, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Selasa (18/05) tadi. Korban yang bermaksud membersihkan sumur rumahnya, justru meregang nyawa akibat kesulitan bernafas saat berada di dalam sumur yang memiliki kedalaman 15 meter dan lebar kurang lebih 1 meter.

Meski kejadian itu sempat diketahui warga, sayangnya proses evakuasi yang lama, membuat tubuh korban terkulai lemas. Termasuk, saat berhasil dievakuasi untuk menjalani perawatan, tubuhnya masih dalam kondisi kritis. Hingga akhirnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Baca juga:

Menurut keterangan warga, saat hendak ke dasar sumur, tubuh korban masih bugar. Namun, belum sampai di dasar, korban yang hendak membersihkan bangkai hewan itu, kesulitan bernafas. Hingga akhirnya, tubuh korban terjebur ke sumur.

Mengetahui korban terjebur, warga setempat berupaya menolong korban. Hanya saja, tidak berhasil karena tidak memiliki tabung pernafasan. Baru setelah berjalan beberapa saat, korban berhasil diangkat dari dalam sumur oleh Madrusin alias Pak Ani, warga Desa Trebungan yang turun ke dalam sumur menggunakan bantuan oksigen.

“Korban berhasil dievakuasi naik ke atas sumur oleh Madrusin, dengan dibantu masyarakat. Namun, kondisi korban sudah koma. Selanjutnya, korban langsung di bawa ke Puskesmas Mlandingan, menggunakan mobil Kepala Desa dan Polsek Mlandingan. Di tengah jalan, belum sampai ke Puskesmas Mlandingan, korban kemudian dipindah ke Mobil Ambulance Puskesmas Mlandingan,” jelas perangkat Desa Sumber Anyar, Selasa (18/05) tadi.

Sesampainya di Puskesmas Mlandingan, korban langsung mendapat penanganan medis. Namun, karena kondisi korban sudah kritis, sehingga nyawa korban tidak tertolong lagi. Korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis. “Selanjutnya, korban langsung di bawa oleh pihak keluarganya untuk di kebumikan,” jelas tetangga korban, Hasan, yang ikut mengantar korban ke Puskesmas Mlandingan. (her/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *