Connect with us

Bondowoso

Promosikan Produk UMKM, Wabup Bondowoso Kemas dalam Bentuk Bukber

Diterbitkan

||

UMKM: Wabup Bondowoso, Irwan Bachtiar bersama beberapa pejabat Pemkab Bondowoso seusai buka bersama dengan mempromosikan produk UMKM Bondowoso. (dul/memontum.com)

Memontum Bondowoso – Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar, mengadakan buka puasa bersama (Bukber) dengan beberapa pejabat yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Selasa (20/04) tadi. Dalam acara Bukber kali ini, dikemas begitu sangat sederhana dikarenakan adanya larangan dari pemerintah pusat, untuk tidak melakukan Bukber dengan mengumpulkan banyak massa dan kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Tidak banyak pejabat yang terlihat di acara Bukber bersama Wabup Bondowoso itu. Meski pun di satu sisi, tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Baca Juga:

Namun yang paling menarik, diacara Bukber itu, sajian makanan maupun minuman, yang ditampilkan dikemas begitu sangat sederhana. Tampak terlihat tumpukan nasi bungkus (Nasbung) serta makanan khas Bondowoso dan juga beberapa kue tradisional.

Wakil Bupati Bondowoso mengatakan, bahwa sebenarnya agendanya kali ini lebih kepada memperkenalkan makanan dan minuman khas Bondowoso, yang di jual oleh para UMKM. Makanan ini, bisa dijumpai di depan Kantor Pemkab Bondowoso.

“Sebenarnya, tujuan kami untuk mengenalkan masakan dan minuman khas Bondowoso, yang saat ini membuka stand di Bazar Ramadhan. Hal ini, untuk mendorong daya beli masyarakat. Sehingga, ada peningkatan ekonomi,” ungkapnya.

Maka dengan acara buka bersama skala kecil ini, tambahnya, diharapkan para pejabat terbiasa dan menjadi ketuk tular agar bisa membeli makanan dan minuman di stand UMKM untuk menu berbuka puasa bersama keluarga. “Kami berharap para pejabat Bondowoso, tidak hanya menikmati buka bersama keluarga di restoran. Tapi juga bisa membeli dan menikmati buka bersama keluarga dengan berbelanja hasil olahan para pelaku usaha mikro kecil menengah,” tutur Wabup Irwan. Pihaknya berharap, kedepannya para UMKM ini terus dikembangkan dan tidak hanya berjualan disaat Bulan Ramadhan saja. Melainkan, tetap bisa berjualan setelah Ramadhan usai. Agar bisa membangkitkan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk. (dul/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *