Connect with us

Probolinggo

Puluhan ABK Jalani Swab PCR di PPP Mayangan Probolinggo

Diterbitkan

||

Memontum Probolinggo – Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, HNPP (Himpunan Nelayan dan Perikanan Pelabuhan ) Samodra Bestari Probolinggo, terus gencarkan 3T atau testing, tracing dan treatment. Langkah yang dilakukan dengan melakukan tes melalui rapid antigen dan swab PCR itu, juga untuk mengantisipasi dan mendeteksi varian baru virus tersebut.

Program rapid test antigent Covid-19, dilakukan gratis dan digelar oleh Klinik Mayang Medika Probolinggo bersama HNPP Samodra Bestari Probolinggo. Pelaksanaan ini, pun mendapat respon positif dari berbagai pihak. Tidak terkecuali, Anak Buah Kapal (ABK) antar pulau di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan Probolinggo.

Baca Juga:

Total sekitar 80 anak buah kapal (ABK) antar pulau berbondong-bondong mendatangi kantor HNPP (Himpunan Nelayan dan Pengusaha Perikanan ) Samudra Bestari Probolinggo. Mereka datang, untuk mengikuti kegiatan rapid antigen dan swab PCR Covid-19 secara gratis.

Dalam kegiatan tersebut, pihak HNPP Samodra Bestari Probolinggo menyediakan 100 alat rapid test Antigent gratis. Pihaknya bersama Klinik Mayang Medika Probolinggo, membantu pelaksanaan swab PCR gratis dan langsung memeriksa satu per satu ABK.

Pelaksana Harian HNPP (Himpunan Nelayan Dan Pengusaha Perikanan) Samodra Bestari, Wiwit Hariyadi, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid 19

Kegiatan rapid test Antigent dan swab ini, pun untuk mendukung program pemerintah guna bersama-sama melakukan tindakan pencegahan penyebaran virus corona. Khususnya, di wilayah PPP Mayangan Probolinggo

‘”Kami melakukan swab PCR gratis kepada para ABK. Dengan langkah ini, harapannya bisa turut membantu dan mencegah penyebaran virus corona,” ujarnya, Kamis (10/06) tadi.

Dirinya menambahkan, Pelabuhan PPP Mayangan merupakan pelabuhan penyeberangan transportasi laut yang ada di Probolinggo. Sehingga, perlu langkah antisipasi nyata.

Sementara itu, salah satu anak buah kapal (ABK), merasa beruntung bisa merasakan swab PCR gratis. Menurutnya, pekerjaannya sebagai ABK dan harus berlayar selama beberapa hari, membuatnya sulit untuk memeriksakan diri. Sementara mereka, setiap hari harus bekerja bersama dengan banyak orang dari beberapa daerah lain. “Alhamdulillah, setelah sekian lama sibuk bekerja, akhirnya saya bisa memeriksakan diri ikut rapid test antigen dan swab PCR gratis. Rasanya, senang sekali karena bisa tahu kondisi kesehatan kami,” ucapnya senang. (geo/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *