Connect with us

Hukum & Kriminal

Penyelidikan Kaburnya Lima Calon TKW dari BLKLN PT CKS Ditingkatkan ke Penyidikan

Diterbitkan

||

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH. (gie)

Memontum Kota Malang – Petugas Polresta Malang Kota telah melakukan gelar perkara terkait penyebab kaburnya lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Bahkan kini kini, status kasusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH bahwa pihaknya sudah melakukan gelar perkara dan meningkatkannya menjadi penyidikan. “Status dari penyelidikan ke penyidikan. Dengan pembuatan LP Model A. Kami sudah melakukan pemeriksaan 11 saksi. Yakni pihak dari perusahaan, tenaga kerja, saksi korban dan tetangga di sekitar lokasi,” ujar Kombes Pol Leonardus, Sabtu (12/06).

Baca juga:

Untuk menetapkan siapa yang bakal menjadi tersangka, pihaknya mengatakan masih asa beberapa tahapan. “Baru kita naikan ke tahap sidik, ada tahapan yang akan dilakukan penyidik sebelum kita menetapkan status tersangka. Kalau ada informasi-informasi lainnya, sampaikan kepada kami. Karena akan ada langkah-langkah penyidik untuk tingkatkan penetapan selanjutnya,” ujar Kombes Pol Leonardus.

Kasus ini mengarah dugaan tindak pidana perdagangan orang. “Tindak pidana perdagangan orang, lalu unsur-unsur pasalnya atau ada tindak pidana lainnya, masih dalam pendalam kami,” ujar Kombes Pol Leonardus.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) mencoba kabir dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Central Karya Semesta (CKS), di Jl Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (09/06) sekitar pukul 19.00. Ke lima TKW ini nekat keluar kabir dari jendela lantai empat dengan menggunakan beberapa selimut yang diikat. Diperkirakan lantai empat tersebut memiliki ketinggian sekitar 12 meter.

Mereka bergegas turun agar tidak ketahuan pihak keamanan PT CKS. Namun saat itu, ikatan selimut terputus hingga membuat para calon TKW ini terjatuh di atas paving di sebelah kiri gedung. Informasinya tiga orang alami luka-luka dan dua orang selamat.

Tiga orang terluka berinisial BI (24) warga Jl Otak Pancor Utara , Kecamatan Musbagik, Lombok Timur, F (24) warga Dusun Enjak, Keluarahan Labulia, Kecamatan Jonggat, Lomnok Tengah dan M (32) warga Ambawa, Sumbawa. Dua diantaranya luka patah pada kami dan seorang luka pada bagian kepala. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang yang lokasinya tak jauh dari TKP.

Menurut keterangan Halimah (25) warga sekitar bahwa dia mengetahui peristiwa ini setelah salah satu korban berteriak meminta tolong. ” Ada dua perempuan mengaku dari PT CKS meminta tolong warga. Mereka meminta tolong karena teman-temannya terluka parah. Mereka juga meminta tolong agar teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan,” ujar Halimah.

Mereka meminta teman-temannya yang terluka untuk disembunyikan agar tidak diketahui oleh pihak PT CKS. ” Saat warga berdatangan, ternyaga ada tiga wanita yang sedang terluka parah. Katanya mereka kabur dari lantai empat dan terjatuh setelah ikatan selimutnya putus. Korban luka dua patah tulang dan satu alami luka berdarah pada bagian kepala,” ujar Halimah.

Para korban luka kemudian ditolong dibawa ke rumah warga. ” Mereka kemudian dibawa ke RSUD Kota Malang. Satu orang selamat ikut mengantar ke rumah sakit dan satu orang lagi keberadanya tidak diketahui entah kemana sekarang,” ujar Halimah. Kepada warga mereka mengaku tertekan berada di tempat pelatihan kerja PT CKS. (gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *