Connect with us

SEKITAR KITA

Bed Occupancy Ratio ICU RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Capai 54 Persen

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung, kasus terkonfirmasi pun juga bertambah secara fluktuatif tiap harinya. Di Kota Malang sendiri, kasus terkonfirmasi Covid-19 membuat Bed Occupancy Ratio (BOR) kamar ICU di beberapa Rumah Sakit (RS) rujukan tinggi.

“Jadi kalau RS rujukan di Kota Malang secara kumulatif BOR untuk tempat tidur ICU sudah 54 persen. Sedangkan untuk tempat tidur isolasi, secara kumulatif BOR mencapai 28 persen,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, Rabu (16/06).

Baca juga:

Berdasarkan keterang pria yang pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Kota Malang itu, BOR di atas 50 persen bisa dikategorikan tinggi. “Ya itu tinggi, tapi yang kamar ICU,” tegasnya.

Tak hanya itu, kebutuhan akan ventilator di ruang ICU untuk pasien Covid-19 , dikatakan dr Husnul, masih cukup tersedia.

“Meski dapat dikatakan BORnya tinggi, tapi kalau ICU pasti ada ventilatornya,” tambahnya.

Diakui pria berkacamata itu, memang ada kenaikan untuk BOR ICU. Namun dia tidak membenarkan bahwa kenaikan hanya karena kasus setelah lebaran.

“Tidak ya, kasusnya bisa jadi dari semua aspek. Tidak khusus karena lebaran, bisa jadi dari beberapa faktor, seperti mobilitas tinggi,” jelasnya.

Oleh karenanya, mantan Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang itu menghimbau pada masyarakat untuk terus waspada. Pasalnya, pandemi di Indonesia khususnya Kota Malang belum usai.

“Kita harus ketat dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Prinsip 5M harus bisa kita kerjakan bersama. Sehingga nanti Kota Malang bisa mengurangi sebaran paparan Covid-19,” papar Kepala Dinkes Kota Malang. (mus/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *