Connect with us

Hukum & Kriminal

Kampung Tangguh Bersih Narkoba Dilaunching Polres Jombang

Diterbitkan

||

Memontum Jombang – Polres Jombang melaunching Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Rabu (16/06) tadi. Dalam acara launching yang dilakukan Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, bertempat di Kantor Balai Desa Candimulyo.

Hadir dalam pelaksanaan itu, Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho SIK, Danramil Jombang, Kapten Inf Nasrulloh mewakili Dandim 0814 Jombang, Letkol Inf Triyono, Kepala Lapas II B Jombang, Mahendra Sulaksana, Kepala BNN Mojokerto, AKBP Suharsi, Forkopimcam Jombang serta Kepala Desa Candimulyo, Sufredo Herlan.

Baca juga:

Bupati Jombang dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Launching Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Desa Candimulyo, merupakan yang pertama di Jombang. Karena, Desa Candimulyo letaknya di tengah kota atau tempat berkumpulnya orang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini, untuk keselamatan bangsa. Semoga, ini mendapatkan ridho dari Allah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” kata Bupati.

Dahulu, tambahnya, kita melaunching Kampung Tangguh Semeru dan sekarang juga menjadi Kampung Tangguh Bersih Narkoba. “Kedepannya, akan diadakan di kampung tangguh desa lainya,” ujar Bupati Jombang.

Kapolres Jombang dalam kesempatan itu menyampaikan, kampung tangguh bersih Narkoba merupakan sebuah pilot project kolaboratif dengan stakeholder berupa gerakan atau aksi nyata untuk menciptakan wilayah Kabupaten Jombang. Sehingga, bisa bersih dari Narkoba.

“Pembentukan kampung tangguh bersih Narkoba merupakan sebuah strategi kolaboratif antara Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten serta masyarakat dalam pemecahan permasalahan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Jombang,” tutur Kapolres Jombang.

Program pembentukan kampung tangguh bersih Narkoba, tambahnya, merupakan intruksi dari Kapolri yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala BNN Mojokerto dalam sambutan juga menyampaikan, Jombang adalah cakupan dari wilayah BNN Mojokerto. Launching kampung tangguh bersih Narkoba di wilayah Jombang, sangat bagus dikarenakan 75 persen dari penghuni rehabilitasi BNN Mojokerto, berasal dari Kabupaten Jombang.

“Bulan Maret Jombang sudah mengirim sekitar 30 orang untuk direhabilitasi. Satreskoba Polres Jombang tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga melakukan upaya-upaya pendekatan yang humanis melalui rehabilitasi,” ungkap Kepala BNNK Mojokerto.

Hal-hal yang harus dipenuhi sebagai indikator kampung tangguh bersih Narkoba, pertama adalah Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) artinya masyarakat diajari untuk mengenali kemudian merekrut orang-orang yang terindikasi menyalah gunakan narkotika. Ini membutuhkan suatu pelatihan dan BNN Mojokerto siap untuk memberikan pelatihan.

“Tidak hanya itu, kampung tangguh bersih narkoba juga harus ada agen pemulihan sebagai kepanjang tanganan BNN dan Satreskoba bukan berarti mata-mata, ini rehabilitasi bukan penegakan hukum sehingga masyarakat bisa berpartisipasi,” ujar Kepala BNNK Mojokerto. (azl/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *