Connect with us

SEKITAR KITA

Ngalam 112, Bentuk Ketanggapdaruratan Pemkot Malang

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Tak semua Pemerintah Daerah miliki program pengaduan atau layanan panggilan darurat seperti yang dimiliki Kota Malang, yakni Ngalam 112. Di mana para operator bertugas selama 24 jam untuk melayani panggilan kedaruratan secara gratis yang ada di wilayah Kota Malang.

Sejak efektif dioperasionalkan pada bulan April 2020 lalu, Ngalam 112 sudah menerima laporan pengaduan yang masuk dari masyarakat sebanyak 422 kejadian.

Baca juga:

“Khusus pada tahun 2021, dari Januari hingga Mei 2021 sudah terhimpun laporan kejadian sebanyak 124 pengaduan,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, Sabtu (19/06).

Disampaikan pria yang akrab disapa Wiwid itu, pengaduan terbanyak tentang kecelakaan dengan jumlah 35 kasus, diikuti laporan tentang evakuasi hewan sebanyak 33 kasus. “Sedang sisanya berkaitan dengan permintaan ambulans, kebakaran, pohon tumbang, penemuan jenazah, kendala listrik, maupun kejadian darurat lainnya,” tambahnya.

Mantan Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu berujar, ada sebanyak 18 personil operator Ngalam 112 dengan pola kerja shift. Shift pagi pukul 05.00-13.00 WIB, shift siang pukul 13.00-21.00 WIB, dan shift malam pukul 21.00-05.00 WIB.

“Dengan pola kerja seperti itu, diharapkan mampu memberi layanan maksimal. Karena sebagai layanan tanggap darurat yang dikendalikan Diskominfo, banyak kejadian di lapangan harus langsung cepat ditangani. Baik itu berkaitan kecelakaan, kebakaran, kebencanaan, dan kejadian kegawatdaruratan lainnya,” tandas Wiwid.

Seperti diketahui, memang para operator Ngalam 112 hampir tak pernah terlirik. Karena selalu berada dalam ruangan yang cenderung tidak ada kontak fisik langsung dengan publik. Tapi keberadaannya banyak membantu warga Kota Malang. (mus/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *