Connect with us

Lumajang

Maling Sapi Teror Randu Agung-Lumajang, Semalam 2 Ekor di Satu Kandang Amblas

Diterbitkan

||

Memontum LumajangDua ekor sapi dalam satu kandang milik
Misdi (55) warga RT 39 RW 11 Dusun Karang Anyar Desa Kali Dilem Kecamatan Randu Agung Kabupaten Lumajang Jawa Timur raib digondol maling, kejadian ini baru di ketahui lemilik, Minggu (22/10/2017) sekitar pukul 05.00.

 

Misdi menceritakan pada media ini jika tepat tengah malam sekitar jam 00.15 wib dirinya keluar halaman rumahnya. Setelah itu pukul 02.00 masih memberi makan sapinya.

 

 

“Jam 02.00 wib saya memberi makan sapi, tak lama kemudian cucu saya menangis cari saya. Saya pun mendatanginya dan menemani dia tidur Pak,” kata Misdi.

 

Misdi mengatakan kalau pukul 04.30 wib, baru tau saat melihat kandangnya sudah kosong. Dua sapi peliharaan sudah hilang. Dan dia langsung menghubungi warga yang lain untuk minta pertolongan. Namun sampai pada siang ini masih berusaha mencari dengan mengikuti jejak kaki sapi tapi belum juga ketemu.

 

 

“Jika dilihat dari rusaknya bagian kandang, pelaku naik ke atas untuk menggaet kancing pintu masuk kandang lalu melepas tali pengikat sapi dan membawa kabur kedua sapi saya itu melalui pintu, “terangnya.

 

Menurutnya Desa tempat ia tinggal memang tidak aman. Belum lagi itu sapi titipan orang. Kami minta bantuan kepada aparat untuk berpatroli. Beberapa hari yang lalu tidak jauh dari rumah Misdi ada tiga ekor Sapi dicuri maling dalam waktu satu malam.

 

“Di sini tidak aman pak, kapan hari juga ada tiga ekor Sapi yang dicuri maling,” jelasnya.

 

Sementara itu pihak Kepolisian Sektor Randuagung melalui Kapolsek AKP M Toha saat dikonfirmasi awak media via cellular, pihaknya mengaku tidak menerima laporan dari warga sembari mengatakan jika kejadian tersebut tidak ada.

 

“Tidak ada laporan, coba sampean clearkan dulu. Saya coba tanya-tanya itu tidak ada. Laporanpun tidak ada, informasi dari siapa itu? Kalaupun ada tapi tidak melapor, kami pasti akan turun,” kata Kapolsek Randu Agung.(adi/yan)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *