Connect with us

KREATIF MASYARAKAT

Astra Citra Perupa Malang Gelar Pameran di MOG

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Demi memotivasi kreatifitas pelaku seni, khususnya seni rupa, komunitas Astra Citra Perupa gelar pameran lukisan. Bertempat di lantai 2 Mall Olympic Garden (MOG) pameran bertajuk ‘Gebyar’ ini berlangsung hingga 30 Juni 2021 mendatang.

Ketua Astra Citra Perupa, Bambang Randika Santoso, mengatakan sebanyak 12 seniman turut memeriahkan acara ini.

Baca juga:

“Anggota kami ada 60 lebih, tersebar di seluruh Jawa Timur. Yang ikut gelaran ini hanya 12 seniman, masing-masing membawa 3 hingga 4 lukisannya. Karena tempat terbatas,” ungkapnya, Sabtu (26/06).

Diakui pria yang akrab disapa Si Mbah itu, komunitasnya secara rutin menggelar pameran. Sebelum bertempat dalam mall yang berlokasi di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen ini, pihaknya juga sempat mengadakan pameran di Gedung DPRD Kota Malang.

“Kita rutin hampir 3 bulan sekali adakan pameran. Apalagi di masa pandemi seperti ini, demi memotivasi kreatifitas para seniman, saya rasa pameran perlu digalakkan,” tambahnya.

Dalam pameran tersebut, berbagai aliran dan jenis media dipamerkan. Ada aliran realis, naturalis, palet hingga abstrak.

Sementara medianya selain kanvas, ada yang menggunakan cat minyak atau akrilik. “Bahkan, ada yang menggunakan media berbahan batok kelapa yang dipotong-potong sedemikian rupa. Sehingga membentuk seni kaligrafi yang unik,” tandas Si Mbah.

Sementara itu, salah seorang seniman, Gegorius Kasiadi, mengungkapkan bahwa pameran ini cukup membantunya dalam penjualan lukisan. Pasalnya, di tengah pandemi, para seniman juga merasakan lumpuhnya ekonomi.

“Dalam kondisi seperti ini yang penting mengalir saja, berapapun lukisan yang laku, ya biar dapur tetap ngepul. Meski kami harus menurunkan harga hingga 50 persen dari biasanya,” katanya.

Harga lukisan yang dibanderol pun bermacam-macam tergantung kesulitan, ukuran serta bahan.

“Yang paling murah sekitar Rp 200 ribu, ada yang sampai Rp 10 juta. Tapi kalau sekarang tidak bisa dijadikan patokan harga segitu, jadi tetap bisa dinego,” pungkas pelukis yang akrab disapa Cak Grek itu. (mus/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version