Connect with us

Pemerintahan

Trenggalek Dapat Pasokan 3 Ton Liquid Oksigen, Ini Harapan Bupati Arifin

Diterbitkan

||

Trenggalek Dapat Pasokan 3 Ton Liquid Oksigen, Ini Harapan Bupati Arifin
Bupati Arifin saat memastikan pasokan oksigen di RSUD dr Soedomo Trenggalek tercukupi.

Memontum Trenggalek – Meninjau pasokan oksigen di RSUD dr Soedomo Trenggalek, Bupati Trenggalek Mohammad Nur Arifin didampingi jajaran Forkopimda pastikan pasokan oksigen di RSUD dr Soedomo aman selama 2 hari kedepan.

“Insyaallah kebutuhan oksigen aman untuk 2 hari kedepan. Karena malam ini RSUD dr Soedomo mendapatkan pasokan 3 ton Liquid Oksigen dari pemasok sehingga ada kecukupan oksigen untuk beberapa hari kedepan,” ungkap Bupati Arifin, Sabtu (10/07/2021) malam.

Baca juga:

Diketahui, RSUD dr. Soedomo sendiri sempat kekurangan pasokan oksigen dikarenakan memang melonjaknya pasien Covid-19 yang dirawat sehingga kebutuhan oksigen juga meningkat berkali lipat dari kebutuhan biasanya.

“Malam ini kita memastikan pasokan oksigen di rumah sakit aman. Tadi suplai oksigen dari vendor datang. Kemungkinan untuk stok 2 hingga 3 hari kedepan tercukupi,” tegasnya.

Meski demikian, saat ini pihaknya masih memiliki cadangan tabung yang masih isi. Ia juga memerintahkan untuk meningkatkan cakupan hingga 2 kali lipat stok tabungnya untuk cadangan.

“Sedangkan untuk yang sentral, kita minta vendor untuk bisa tertib datang memasok 2 hari sekali untuk pengisian,” terang suami Novita Hardiny ini.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Soedomo, dr Sunarto menambahkan, kebutuhan oksigen di rumah sakit yang dikelolanya sebenarnya hanya 600 hingga 700 ribu liter saja perhari. Awal-awal Covid kebutuhan oksigen ini meningkat menjadi 900.000 liter dan tertinggi sampai 1 juta 600 ribu liter per hari.

“Kalau dulu 3 sampai 5 hari baru dipasok, namun sekarang ini jarak 2 hari sudah harus diisi kembali. Sebenarnya vendor yang bekerjasama dengan kami ini sangat berkomitmen. Bila pasokan ada langsung segera dikirim, namun memang kondisi saat ini hampir semua rumah sakit berebut pasokan,” jelas dr Sunarto.

Akan tetapi, pagi ini ia mengaku sempat kehabisan. Karena sesuai perhitungan sempat masih ada sekitar 700.000 liter.

“Namun ternyata, siang harinya kebutuhan sangat cepat sehingga pasokan oksigen sempat habis,” imbuhnya.

Masih terang dr Sunarto, dengan pasokan 3 ton atau 3 juta liter Liquid Oksigen ini, dapat dipastikan stok oksigen di rumah sakit akan aman untuk 2 hingga 2,5 hari kedepan.

“Untuk menghindari kejadian serupa, kita akan mencoba merubah bumper stok oksigen di RS dari sebelumnya kurang dari 700.000 liter dirubah menjadi 1.5 juta liter. Sehingga bila tersisa 1.5 juta liter harus segera diisi kembali,” pungkas dr Sunarto. (mil/syn)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *