Connect with us

Pendidikan

Senin Ini Siswa di Situbondo Lakukan MPLS secara Daring

Diterbitkan

||

Memontum Situbondo – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada siswa baru diberlakukan secara daring atau online dimulai Senin (12/07). Kebijakan ini mengacu kepada Surat Edaran (SE) Bupati Situbondo.

“Dimasa Pandemi Covid-19, bagi semua Satuan Pendidikan (SP) diminta untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang disampaikan melalui pembelajaran jarak jauh. Baik aspek kualitas guru, tenaga kependidikan, bahan ajar dan metode pembelajaran. Kebijakan PPKM Darurat yang berlaku di Situbondo, antara lain tidak mengijinkan sekolah melakukan pembelajaran tatap muka. Sehingga kegiatan MPLS tersebut, guru hanya bisa memaparkan lingkungan sekolah atau struktur organisasi lainya kepada siswa melalui aplikasi zoom yang di sediakan lembaga setempat, “ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Drs H Achmad Junaidi M Si, Sabtu (10/07) tadi.

Baca Juga:

Menurut Junaidi panggilan akrabnya Kadisdikbud Kabupaten Situbondo itu, MPLS mulai Senin (12/07). Tak hanya itu, semua Satuan Pendidikan juga diminta menjalin komunikasi secara aktif dengan orang tua atau wali siswa. Agar melakukan pendampingan terhadap putera-puteri saat mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Sambung Junaidi, semua lembaga yang ada di Situbondo, diharuskan melakukan MPLS secara daring, Tentu hal ini menjadi perhatikan serius kepala sekolah.

“Harapannya ada konsentrasi dan daya serap dari siswa terhadap materi pembelajaran yang diterima sehingga hasilnya lebih optimal,” terangnya.

Lebih lanjut ditegaskan Junaidi, salah satu contoh, MPLS online yang dilaksanakan di SMPN 1 Situbondo yaitu melalui zoom atau video pendek. Tujuannya adalah, agar semua siswa baru tidak terbebani kuota.

“intinya materi akan dititik beratkan pada pengenalan pembelajaran daring kepada siswa baru,” tegasnya.

Sementara menurut Kepala Sekolah SMPN 1 Situbondo, Tatik Krisnawati, mengatakan untuk materi MPLS tersebut meliputi, pengenalan lingkungan sekolah, kedisiplinan siswa dan pengenalan guru.

“Karena pengalaman tahun lalu, banyak siswa tidak mengenal gurunya,” katanya.

Lanjut dia, tentu harapannya agar siswa tetap terbentuk karakter yang baik dan pembelajaran sesuai standar. Sementara, untuk semua kepala satuan pendidikan mulai tingkat TK, SMP, KB, TPA dan SKB, SPS. Berikutnya LKPM serta PKBM agar bisa memastikan semua guru mendapatkan vaksinasi. “Untuk Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan mulai dari tingkat TK-SMP harus memastikan para kepala sekolah memperhatikan penerapan PPKM Darurat,” pesannya. (her/mam/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *