Connect with us

Hukum & Kriminal

Vaksinasi Presisi Door to Door Forkompimda Jatim di Mapolda Jatim

Diterbitkan

||

Memontum Surabaya – Launching vaksinasi Presisi Door to Door Bhakti kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri digelar di Mapolda Jatim, Rabu (14/07) tadi. Dalam waktu yang bersamaan itu, juga dilakukan pelepasan 29 unit kendaraan ambulance.


Momen pelepasan sendiri, dihadiri langsung jajaran Forkopimda Jawa Timur. Mulai Gubernur Jatim yang diwakili oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta,


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, mengatakan bahwa pelaksanaan penanggulangan Covid-19, ada tiga hal yang harus dilakukan Pemerintah bersama TNI dan Polri. Pertama, Pelaksanaan PPKM Darurat, kedua Operasi Yustisi dan ketiga Pelaksanaan Vaksinasi.

Baca Juga :


“Program ini dinamakan vaksinasi door to door, yang dilaksanakan bersama oleh tiga pilar, Pemprov, TNI dan Polri dengan 29 kendaraan ambulance yang masing masing berisi empat personil Nakes,” kata Irjen Nico Afinta,

Sasaran vaksinasi door to door ini, kata pria dengan Dua Bintang di pundak itu, untuk masyarakat yang belum tersentuh program vaksinasi. Terutama, untuk daerah pinggiran.


“Mekanismenya, tim akan datang mencari masyarakat dan keluarga yang belum mendapatkan vaksin. Hanya menunjukkan KK dan KTP untuk pendataan lalu divaksin,” ujarnya.


Kegiatan ini, tambahnya, akan berlangsung sampai stok vaksin habis. Setiap tim dengan satu kendaraan ambulance, ditargetkan 50 hingga 100 vaksin.


“Vaksinasi ini bagian dari program vaksin yang besar. Sudah ada vaksinator yang ada di semua daerah, baik di desa, puskesmas maupun gerai – gerai vaksin yang dimiliki Pemprov, TNI maupun Polri, ayo segera datang daftar dan melaksanakan vaksin,” lanjutnya.


Dirinya menjelaskan, bahwa ini bagian upaya pemerintah dalam menghadapi Covid-19. Di mana, Covid-19 masih berada di sekitar kita semua.


“Virus Covid-19 berdesingan bagaikan peluru liar yang tidak mengenal tempat, latar belakang dan umur. Siapa saja bisa tertembak jika masyarakat tidak melindungi dengan perisai disiplin patuh Prokes 5M dan vaksinasi” terangnya.


Selain itu, Irjen Nico Afinta menegaskan, untuk selalu disipilin dan memohon kepada masyarakat tetap patuhi Prokes dan laksanakan vaksin.


“Ayo vaksin rek, cek kene kuat lan sehat selalu (ayo vaksin biar kita kuat dan sehat selalu),” paparnya.
Sementara itu, 29 kendaraan ambulance yang diterjunkan melaksanakan vaksinasi door to door. Dari Polri sebanyak 10 unit, dari TNI 4 unit, dari Dinkes Jatim 5 unit dan daro Dinkes Surabaya sebanyak 10 unit. Sedangkan, untuk setiap kendaraan ambulance diawaki oleh 4 petugas tenaga kesehatan antara lain Vaksinator, Petugas Skrining, Petugas Admin P-Care dan Driver dengan membawa kelengkapan berupa Cool Box vaksin dan Emergency Kit untuk KIPI. (ade/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *