Connect with us

Pemerintahan

Hadiri Penyerahan Bantuan dan Vaksinasi Insan Jasa Keuangan, Wali Kota Sutiaji Apresiasi Dukungan Percepatan Vaksinasi

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, menghadiri acara penyerahan bantuan relawan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi insan lembaga jasa keuangan, Sabtu (24/07) tadi. Turut mendampingi dalam pelaksanaan itu, Ketua TP-PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Husnul Muarif, Kepala BI KPw Malang, Azka Subhan, dan Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sutiaji sangat mengapresiasi inisiatif dari lembaga keuangan dalam rangka membantu pemerintah untuk penanganan Covid-19. “Kami ucapkan terima kasih kepada OJK dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), karena telah menginisiasi acara ini. Mudah-mudan ini bisa menarik semua instansi untuk melakukan hal yang sama,” ujar Wali Kota.

Baca juga:

Orang nomor satu di Kota Malang itu terus mengingatkan, akan pentingnya vaksinasi. “Kemarin saat rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Menko Marvest, beliau menyampaikan bahwa resiko kematian tinggi akibat belum divaksin. Maka, perlu kami lakukan percepatan vaksinasi,” terang Sutiaji.

Di Kota Malang sendiri, tambahnya, baru 43 persen dari target 70 persen jumlah penduduk yang harus tervaksin untuk mencapai herd immunity. “Cuma 43 persen itu tidak hanya terdiri dari warga Kota Malang saja, namun juga luar kota,” imbuhnya.

Percepatan terus dilakukan oleh pihaknya melalui 85 Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) yang tersebar di Kota Malang. Dengan kurang lebih 520 vaksinator, Sutiaji yakin percepatan vaksinasi akan maksimal.

“Yang warga Kota Malang bisa ke Puskesmas terdekat, hari Senin-Jumat. Sedangkan warga luar kota bisa ikut vaksinasi massal yang biasa digelar Jumat, Sabtu, Minggu, seperti Serbuan Vaksin oleh TNI AD minggu lalu,” terangnya.

Sementara itu, Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri, mengatakan bahwa acara vaksinasi ini diperuntukkan bagi pegawai yang belum sempat vaksin dikarenakan kondisi yang tidak sehat maupun penyintas yang dulu masih belum memenuhi syarat untuk menerima vaksin.

“Ada 1120 dosis yang akan disuntikkan hari ini. Jadi kami berinisiasi bersurat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membantu mendukung upaya percepatan pemerintah melakukan vaksinasi melalui distribusi channel-nya lembaga jasa keuangan,” jelasnya.

Acara ini melibatkan 21 tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas sebagai administrasi, vaksinator, dan petugas pasca vaksinasi.

“Selain itu kami juga menyalurkan 120 paket sumbangam bagi relawan covid-19. Dimana itu dalam bentuk barang, seperti sembako, vitamin, dan suplemen, serta uang tunai,” ujar Sugiarto. (mus/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *