Connect with us

Probolinggo

Pastikan Prokes, Forkopimka Sumberasih Lakukan Peninjauan ke Pabrik Garmen Probolinggo

Diterbitkan

||

Memontum Probolinggo – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo bersama Forkopimka Sumberasih melakukan kunjungan ke perusahaan garmen PT. Eka Cipta Prima (ECP) Probolinggo di Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, untuk memastikan karyawan perusahaan saat bekerja tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Sabtu (24/07).

Pemantauan protokol kesehatan secara ketat di perusahaan ini dilakukan sebagai upaya untuk menekan penularan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo pada umumnya dan Kecamatan Sumberasih pada khususnya. Hal ini dilakukan agar karyawan perusahaan tetap bekerja dan selalu terjaga kesehatannya.

Baca Juga:

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian, serta Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, yang merupakan wilayah binaannya didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sumberasih, Rina Damayanti, beserta Anggota Forkopimka Sumberasih.

Sesampai di dalam pabrik garmen tersebut, tim disambut langsung oleh Kepala PT. Eka Cipta Prima Probolinggo, Supriyono, beserta stafnya dan menjelaskan secara gamblang tentang perkembangan hasil produksi sejak dimulainya awal pandemi Covid-19 hingga saat ini.

Supriyono menyampaikan, bahwa perusahaan PT. Eka Cipta Prima Probolinggo selama ini tidak mengalami pengurangan karyawan.

Dua pabrik yang berada di Jalan Anggrek dan Desa Lemah Kembar Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menerima pesanan untuk kebutuhan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Menurut Supriyono, untuk penerapan protokol kesehatan selama ini sudah diterapkan dengan baik. Tempat karantinapun juga tersedia bagi para karyawan yang dinyatakan kurang sehat. Bahkan pihaknya juga memberikan jatah APD (Alat Pelindung Diri) untuk Kabupaten dan Kota Probolinggo.

“Selama ini APD yang kami berikan di Kota Probolinggo sesuai data yang diterimanya. Sedangkan Kabupaten Probolinggo masih belum mengirimkan data untuk mendapatkan APD. Hanya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas, yang sering menerima bantuan dari perusahaan,” jelasnya.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian, menyampaikan akan segera berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, untuk segera melakukan pendataan kebutuhan APD di Kabupaten Probolinggo. “Tentu harapannya supaya nantinya berkesempatan untuk menerima APD dari perusahaan pabrik garment PT. ECP Probolinggo,” katanya. (Geo/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *