Connect with us

Pemerintahan

Pemkab Situbondo Mulai Salurkan BST pada 17 Kecamatan

Diterbitkan

||

Bupati Situbondo, Karna Suswandi, saat memberikan BST secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing Rp 600 ribu masa bayar bulan Mei dan Juni. (her)

Memontum Situbondo – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) masa bayar bulan Mei dan Juni mulai dibagikan hari ini. Sebayak 39.966 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Situbondo, menerima BST di Graha Amukti Praja, Pendopo Kabupaten Situbondo, Sabtu (24/07) tadi.

Launching pemberian secara simbolis tersebut, diberikan oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi, bersama Wakil Bupati Situbondo, Hj Khoirani, Ketua Satgas penyaluran BST dari PT Pos dan Giro, juga diserahkan oleh Kajari Situbondo, Iwan Setiawan, oleh Wakapolres Situbondo, Kompol Pujiarto SH mewakili Kapolres Situbondo dan Kasdim 0823 Situbondo, Mayor Infantri Sampak, mewakili Dandim 0823 Situbondo.

Baca juga:

Masing-masing keluarga, menerima sebesar Rp 600 ribu, masa bayar bulan Mei dan Juni. Jadi, setiap bulan terima Rp 300.000 per KPM.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengatakan Bantuan Sosial Tunai (BST) ini diberikan oleh pemerintah dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemo Covid-19. Hal ini adalah bentuk perhatian Pemerintah didalam berupaya untuk bisa meringankan beban hidup masyarakat juga dengan bantuan ini minimal masyarakat bisa mengkonsumsi makanan yang baik.

“Semoga ini bisa membantu keluarga penerima. Apalagi di tengah pandemi, ekonomi warga cukup sulit,” ujar Bupati Situbondo, dalam acara Launching penyaluran BST, di Pendopo.

Lebih lanjut Karna Suswandi meminta kepada penerima BST, agar mempergunakan uang sebesar Rp 600 ribu itu, dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa membantu mencukupi kebutuhan keluarga.

“Gunakan dengan bijak bantuan itu. Agar benar-benar bisa mengurangi beban masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penyaluran BST Kabupaten Situbondo, Muhammad Ervan Junaidi, mengaku pembayaran BST dimulai dari Kelurahan Patokan, sebanyak 816 KPM dan Kelurahan Dawuhan 218 KPM.

“Penyaluran BST perdana, kami awali dari perwakilan Kelurahan Patokan sebanyak 15 KPM dan Kelurahan Dawuhan sebanyak 10 KPM diacara Launching penyaluran BST secara simbolis” kata Ervan.

Tak hanya itu yang disampaikan oleh Ketua Satgas Penyaluran BST, bahwa Penyaluran dilakukan setiap hari hingga 8 Agustus 2021. Guna menghindari kerumunan atau mematuhi prokes Covid-19, pihak PT Pos berencana akan menambah titik bayar.

“Biasanya kami membayar di satu titik bayar per desa. Kami akan menambah titik bayar per dusun, sehingga mengurangi kerumunan,” beber Ervan.

Sesuai Instruksi Presiden RI, Jokowi, melalui Kemensos dan arahan Menteri Sosial, Tri Rismaharini telah menugaskan PT Pos untuk menyalurkan BST kepada keluarga penerima manfaat (KPM), agar BST ini diterima oleh penerima yang berhak, maka penerima harus membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK).

“Kalau si penerima meninggal dunia, harus ada ahli waris yang tercatat pada satu KK. Kalau tidak ada, ya tidak bisa kita bayarkan,” kata Ervan. (her/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *