Connect with us

Pemerintahan

Bupati Situbondo bersama Forkopimda Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar

Diterbitkan

||

Memontum Situbondo Pemkab Situbondo melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, untuk pelajar SLTP/SLTA/Madrasah atau sederajat yang dipusatkan di aula SMAN 2 Situbondo, Senin (26/07) tadi. Dalam kesempatan itu, Bupati Situbondo bersama Forkopimda, pun melakukan peninjauan pelaksanaan yang digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa pelajar merupakan pioner yang mampu mensosialisasikan tentang pelaksanaan tersebut. Sehingga, diharapkan di tingkatan lingkungan keluarga dan lingkungan tetangga rumahnya, bisa turut membantu melakukan edukasi tentang pentingnya vaksinasi.

Baca juga:

Lebih lanjut Bupati Karna menjelaskan, angka kasus kematian karena Covid-19 sebanyak 505 orang. Dari jumlah itu, 494 diantaranya belum divaksin, selebihnya 11 orang sudah divaksin. “Jadi orang yang sudah divaksin, memiliki kekebalan melawan virus Covid-19,” ungkapnya.

Tidak hanya itu yang disampaikan Bupati, pelaksanaan yang dilakukan hari ini, bersifat akan menyeluruh untuk pelajar. “Nanti kita akan lakukan juga disekolah tingkat SLTP dan SLTA/Madrasah Aliyah sederajat hingga didaerah pelosok,” imbuhnya

Bupati Situbondo berpesan kepada para pelajar, agar menyampaikan kepada orang tua dan lingkungan sekitar, kalau vaksin tidak menyebabkan kematian. Bahkan, justru akan meningkatkan imun tubuh.
Bung Karna menambahkan, vaksinasi pelajar ini adalah salah satu upaya mempercepat pencapaian herd immunity atau kekebalan kelompok. Khususnya, di kalangan pelajar SMA dan Madrasah di Kota Situbondo. Sehingga, bisa terhindar dari Covid-19 dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa dilaksanakan.

Selain di SMAN 2 Situbondo, Pemkab juga akan melaksanakannya di SMA lain, di antaranya seperti di Madrasah Aliyah yang ada di Situbondo.

Pada kesempatan sama, Kacabdin Pendidikan Jatim wilayah Bondowoso dan Situbondo, Sugiono Eksantoso, mengatakan bahwa selain vaksinasi bagi siswa pelajar SLTA/MA , pihaknya juga melaksanakan vaksinasi bagi tenaga pendidik (guru).

“Dikhususkan untuk siswa yang belum terdaftar untuk vaksin atau belum melaksanakan vaksin dan kita juga dalam rangka mempercapat program vaksinasi oleh pemerintah,” paparnya.

Salah satu penerima vaksin, Daniel kelas X Mipa, mengaku bersedia divaksin karena ingin terhindar dari Covid-19 dan bersekolah seperti sedia kala. “Biar terhindar dari virus, biar bisa tatap muka lagi,” tutur siswa SMAN 2 Situbondo itu.

Masih menurut Daniel, dirinya mengaku, tidak merasakan sakit apa-apa saat divaksin. Bahkan, dirinya berharap teman-temannya untuk tidak takut divaksin. (her/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *