Connect with us

Jombang

Komisi C DPRD Kabupaten Jombang Gelar Hearing Terkait Perubahan PAK APBD 2021

Diterbitkan

||

Memontum Jombang – Komisi C DPRD Kabupaten Jombang melakukan hearing untuk persiapan evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rabu (04/08) tadi. Langkah itu dilakukan, terkait perencanaan perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2021. Pelaksanaan tersebut, digelar di ruang Komisi C DPRD Kabupaten Jombang.

Wakil Ketua Komisi C, Miftahul Huda, menyampaikan bahwa evaluasi persiapan APBD tersebut, dilakukan untuk perencanaan PAK APBD 2021. Ini, berbeda dengan infrastruktur yang sifatnya koordinasi, pelatihan dan lain sebagainya.

Baca Juga:

“Kegiatan hari ini merupakan perencanaan evaluasi perubahan pembangunan pada bulan Oktober, November, Desember. Seperti bagaimana kualitas pembangunan di Kabupaten Jombang serta bagaimana sumber daya manusia di Kabupaten Jombang,” ujar Miftahul Huda.

Kualitas pembangunan dan sumber daya manusia di Kabupaten Jombang, menjadi prioritas peningkatan di Kabupaten Jombang menuju Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing (BERKADANG) dengan harapan kedepannya ada sinergitas koordinasi antara insfratruktur dengan dinas terkait.

Di tempat sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Budi Nugroho, juga menyampaikan, dilakukannya hearing persiapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terkait perubahan anggaran tahun 2021, sekaligus ada penambahan kebutuhan yang belum tercukupi di awal tahun 2020.

“Kami juga melakukan kajian yang perlu di persiapkan untuk pengukuran hasil pembangunan di tahun sebelumnya, seperti kesalahan sosial, pengembangan perekonomian, kajian paska banjir, gaji pegawai, serta kajian untuk tempat wisata. Diantaranya, seperti wisata sumber Beji serta wisata segunung terkait dengan terwujudnya Jombang berkarakter dan berdaya saing,” tutur Budi Nugroho.

Anggaran untuk tahun 2022, tambahnya, ada tambahan di pelayanan publik serta pembangunan visit lainnya. Seperti, pembangunan gedung Dinas Kesehatan yang baru tepatnya di jalan dr Soetomo nomor 75-77.

“Sampai tanggal 03 Januari 2021 anggaran dari Bappeda sudah terlaksanakan 43 persen mengalami selisih sedikit dengan yang direncanakan yaitu 50 persen, karena situasi dan keadaannya masih dalam masa pandemi Covid-19,” ungkap Budi Nugroho.

Masih menurutnya, kemungkinan tahun depan konsumsi untuk kegiatan rapat di tiadakan. Sebab, adanya pengurangan anggaran, dikarenakan pengurangan pertemuan seperti rapat di masa pandemi Covid-19.

“Kita berusaha semaksimal mungkin untuk memfilter penggunaan anggaran agar maksimal pelaksanaannya sehingga dapat mewujudkan visi misi Kabupaten Jombang yakni Jombang berkarakter dan berdaya saing,” tutur Budi Nugroho. (azl/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *