Connect with us

SEKITAR KITA

Kodim Situbondo Siap Pindahkan Pasien Covid-19 Isoman ke Isoter

Diterbitkan

||

Memontum Situbondo – Sesuai instruksi Danrem 083/Bdj, Kolonel Inf Irwan Subekti, agar masyarakat isoman yang terpapar Covid-19 segera dipindahkan ke Isolasi Terpusat (Isoter), hari ini seluruh jajaran Kodim se Jawa Timur, termasuk Kodim 0823 Situbondo memindahkan warga Isoman ke Isoter, Rabu (18/08) tadi. Pelaksanaan itu, sebagai langkah tiga pilar dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

“Berdasarkan instruksi pimpinan diatas, maka hari ini Kodim 0823 Situbondo mengimbau dan mengajak masyarakat yang isolasi mandiri (Isoman) untuk melakukan isolasi terpusat di gedung-gedung yang telah disediakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Situbondo,” jelas Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Neggy Kuntagina SIP, seusai gelar apel gelar pasukan rencana pemindahan Isoman ke Isoter.

Baca juga:

Di Kabupaten Situbondo, sambung Dandim Neggy, ada 220 masyarakat terpapar Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. “Secara bertahap masyarakat yang sedang menjalani Isoman di rumahnya masing-masing akan kita pindahkan ke isolasi terpusat. Di lokasi Isoter, pasien langsung dalam pengawasan tenaga kesehatan, sehingga dapat mempercepat penyembuhan,” urainya.

Menurut Dandim Neggy, Kodim 0823 Situbondo siap melayani masyarakat yang akan melaksanakan isoter yang sarana dan prasarana disediakan pemerintah. “Masyarakat yang menjalani isoter akan aman dan nyaman, karena selama Isoter pasien diawasi petugas kesehatan,” tuturnya.

Apel gelar pasukan percepatan pemindahan Isoman ke Isoter ini, sambung Dandim Neggy, diharapkan kesembuhan pasien Covid-19 gejala ringan dapat teratasi dengan baik. “Untuk pemindahan pasien Isoman ke Isoter, kita melakukan sinergitas dengan pemerintah daerah Kabupaten Situbondo dan pihak-pihak terkait lainnya. Sebab, dengan sinergitas akan mempermudah pelaksanaan pemindahan pasien,” kata Dandim Situbondo.

Menjalani Isoter, sambung Dandim Neggy, dapat melindungi keluarga dan kerabat dari paparan virus Covid-19. “Isoter dilengkapi dengan fasilitas yang memadai dan bisa membuat masyarakat merasa nyaman dan tenang, sehingga pemulihan pasien yang terpapar Covid-19, bisa cepat sembuh. Kita juga mohon bantuan tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh komponen untuk turut mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa isoter lebih baik untuk percepatan pemulihan ketimbang Isoman,” ujar Dandim Neggy.

Dengan dilaksanakannya pasien Isoter, imbuh Dandim Neggy, maka diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga kasus Covid-19 di Kabupaten Situbondo semakin mudah dikendalikan. “Dengan Isoter ini, kami berharap bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Dandim. (her/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *