Connect with us

Kabupaten Malang

Wabup Malang Apresiasi Kepedulian LPP BIFBWD dalam Pemasangan PJU Tenaga Surya

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Wakil Bupati (Wabup) Malang, Didik Gatot Subroto, hadiri Serah Terima Percontohan Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya (TS) di Balai Desa Sempal Wadak, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (18/08) tadi. Turut hadir mendampingi Wabup Malang yakni Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PU Bina Marga, serta Muspika Bululawang.

Menurut rencana Kabupaten Malang akan mendapatkan kuota hibah pemasangan sebanyak 5.500 titik PJU TS. Bantuan PJU tersebut diserahterimakan oleh Lembaga Pengelola Proyek (LPP) Yayasan Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (BIFBWD) yang diwakili oleh Deputi Kemitraan, Irwansyah SE, kepada Wakil Bupati Malang.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Wabup Malang mengatakan ucapan terimakasihnya kepada LPP BIFBWD yang telah memberikan bantuannya. Rencananya nanti PJU TS ini akan disebar pada 378 desa dan 12 kelurahan di Kabupaten Malang. “Terimakasih atas bantuannya. Besar harapan kami bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Malang secara keseluruhan, dalam rangka mendukung sisi sektor ekonomi dan keamanan pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya produktif,” kata Wabup Malang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga sangat mengapresiasi dan menyambut baik upaya LPP BIFBWD dalam hal kepedulian terhadap lingkungan serta bakti kepada masyarakat Indonesia. “Semoga Indonesia semakin tangguh, dan masyarakatnya akan tumbuh, lebih-lebih dengan adanya bantuan PJU TS di Kabupaten Malang,” tandas Didik Gatot Subroto, akhiri sambutannya.

Sementara itu, Deputi Kemitraan LPP BIFBWD, Irwansyah SE, berharap agar pemasangan PJU TS bisa membawa dampak yang positif bagi masyarakat khususnya di daerah pelosok dan pedesaan. PJU TS juga diharapkan bisa meningkatkan produktifitas masyarakat sekaligus dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat pedalaman. Irwansyah menjelaskan bahwa PJU TS ini dikhususkan untuk jalan-jalan pelosok pedesaan bukan jalan provinsi apalagi jalan nasional. Oleh sebab itu, diharapkan nantinya ada koordinasi lebih lanjut, agar tidak salah sasaran. “Kami berharap nantinya tidak ada resistensi sekecil apapun, karena kami anggap PJU TS ini sebagai hibah sekaligus sebagai kado di HUT Kemerdekaan RI,” bebernya. (cw1/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *