Connect with us

KREATIF MASYARAKAT

Melihat Potensi Usaha Ternak Ayam Cemani di Probolinggo

Diterbitkan

||

Memontum Probolinggo – Ayam cemani memang bukan jenis ayam yang biasa dikenal di pasaran. Tetapi siapa yang sangka dari ayam yang tidak banyak dikenal ini tersimpan potensi usaha ternak ayam yang sangat menguntungkan.

Ayam cemani adalah species khusus dari jenis ayam kedu. Ayam kedu termasuk jenis ayam kampung. Biasanya bertubuh bongsor dan termasuk jenis ayam kampung potong unggulan dari Jawa.

Baca Juga:

Yang istimewa dari ayam cemani adalah keberadaan pigmen hitam di seluruh tubuhnya sehingga tubuh ayam cemani berwarna hitam. Tak hanya pada kulit dan bulu, tetapi pada mata, kuku sampai ke dalam darah, tulang dan dagingnya.

Salah satu peternak ayam cemani, Bahrul Ulum, mengatakan keunikan ini malah membuat ayam cemani kerap dianggap sakral dan kerap dijadikan hewan untuk upacara tradisional. Peruntukan yang istimewa ini membentuk pasar khusus untuk ayam cemani. Tetapi di luar itu, ayam cemani dengan segala keunikannya, memiliki harga jual yang tinggi bahkan hingga mencapai jutaan rupiah per ekornya.

“Harga ayam cemani yang tinggi juga diakui oleh salah satu media harian Amerika, Phoenix New Times, yang mengatakan ayam cemani adalah ayam potong termahal di dunia dengan harga mencapai US $ 2,500 atau berkisar Rp 27 jutaan,” terang warga Rt 03-Rw 04, Dusun Krajan, Desa Kerpangan, Kecamatan Kerpangan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/08).

Di kawasan lokal saja, harga dasar ayam cemani berada pada harga kisaran Rp 300 sampai Rp 500 ribu. Namun untuk jenis ayam cemani yang 100% hitam hingga ke seluruh tubuhnya bisa dihargai jutaan rupiah. Pasarnya memang terbatas, tetapi bisa Anda siasati dengan mencari komunitas atau melakukan penawaran via online.

“Yang menarik dari usaha ternak ayam cemani adalah potensinya yang tidak hanya terfokus untuk pasar ayam potong. Banyak penggemarnya menjadikan ayam cemani sebagai ayam hias. Bentuknya yang bongsor dalam balutan warna hitam legam dengan tubuh gagah perkasa serta kokokan yang besar itu ternyata membuat banyak orang jatuh cinta,” terang Bachrul. Selain harga jual ayam dewasanya tinggi, harga DOD dari ayam cemani juga terbilang tinggi, berkisaran sampai Rp 200 ribu perekor sesuai kelegaman ayam. Jadi beberapa pelaku usaha ternak ayam cemani juga masuk ke pasar DOD untuk mengais untung dalam jangka pendek. (geo/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *