Connect with us

Kabupaten Malang

Kadinkes Kabupaten Malang Harapkan 60 Ribu Dosis dalam Sepekan

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti, berharap adanya tambahan dosis vaksinasi yang didapatkan selama sepekan ke depan. Peruntukan itu, nantinya untuk lebih mengoptimalkan percepatan di Kabupaten Malang. “Kami berharap vaksin sinovac dalam waktu dekat segera kami peroleh lagi untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Tak hanya itu, kami juga berharap segala vaksin yang ada untuk masyarakat umum bisa kami peroleh paling tidak 60 ribu dosis vaksin dalam seminggu,” katanya saat ditemui wartawan dalam rangkaian kunjungan Bupati Malang dan Kepala BNPT di Jempang, Selasa (24/08).

Baca Juga:

“Saat ini kami masih mempunyai stok vaksin AstraZeneca dosis 1 kurang lebih sebanyak 450 vial yang baru kita dapat kemarin. Sementara itu stok vaksin Sinovac dosis 2 yang kami miliki sudah habis, kita sangat kesulitan saat ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” imbuh Arbani.

Arbani menambahkan bahwa saat ini Dinkes Kabupaten Malang sudah mempunyai stok vaksin Moderna sebanyak 82 ribu dosis. “Selain kami sudah mendapatkan vaksin Moderna dosis 3 Booster untuk nakes, kami juga sudah mendapatkan vaksin Moderna sebanyak 82 ribu dosis yang digunakan untuk dosis 1 dan dosis 2 dengan sasaran 41 ribu masyarakat. Tak hanya itu, kami juga masih mempunyai vaksin Sinopharm untuk pasien disabilitas dengan sasaran 1.500 pasien,” ungkapnya.

“Ketercapaian vaksinasi di Kabupaten Malang saat ini sudah mencapai 16 persen untuk dosis 1, dan 9 persen untuk dosis 2. Saat ini kita sangat kesulitan untuk memenuhi target 15 ribu dosis dalam seminggu. InsyaAllah Pekan depan kami akan menggelar vaksinasi lagi,” papar Arbani. Arbani mengatakan bahwa pekan depan akan memulai vaksinasi pelajar. “Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan bahwa Minggu depan kita akan melakukan vaksinasi untuk pelajar SMK, SMA, dan Guru di Kabupaten Malang dengan sasaran 2.500 orang. Karena ini menggunakan vaksin Moderna maka hanya ditujukan untuk pelajar yang berusia diatas 18 tahun saja,” katanya. (cw1/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *