Connect with us

Politik

Komisi D DPRD Surabaya sebut PTM Tidak bisa Langsung

Diterbitkan

||

Memontum Surabaya – Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PAN, Juliana Eva Wati, mengatakan bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SD dan SMP yang akan dilaksanakan awal September ini, tidak bisa digelar secara langsung. Namun, PTM harus diawali dahulu dengan adanya uji coba.

“Saya mengatakan, kalau nantinya kita (sekolah, red) akan mengadakan PTM, yang pasti kita tidak bisa langsung. Pasti ada uji cobanya,” ujar Juliana Eva Wati atau Jeje-sapaan akrabnya, saat ditemui di kantornya, Selasa (31/08) tadi.

Baca Juga:

Selain itu, terkait sejumlah sekolah yang dijadikan rumah sehat, tambahnya, khususnya untuk sekolah SD harus perlu dikoreksi kembali. “Karena adanya PTM. Saya berharap yang terlebih dahulukan SMP dahlu. Walau pun, SD perlu dikaji ulang,” ucapnya.

Dirinya khawatir,  bagi murid yang belum mendapatkan vaksin. Apalagi, murid SD belum mencukupi umur untuk divaksin. “Pastinya itu vaksinasi terlebih dahulu. Dipastikan lokasi sekolah yang boleh dijadikan rumah sehat sudah di realisasi,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk tempat lokasi yang baru untuk rumah sehat. Menurutnya, tidak perlu dilakukan jika rumah sehat tersebut tak ada pasiennya.

“Lebih disterilasasikan lokasi itu, membersihkan dengan benar-benar. Sebenarnya kalau dijadikan rumah sehat tapi tidak ada pasiennya, tidak masalah,” jelasnya. 

Lebih lanjut Jeje menjelaskan, walau kasus Covid-19 sudah melandai, tapi untuk vaksinasi anak belum sepenuhnya 100 persen dan anak kecil seperti umur anak SD yang belum cukup umur 18 tahun keatas juga belum bisa menerima vaksin.

“Dari yang saya kunjungi, alhamdulilah sudah sangat siap,” tegasnya. Bahkan, dirinya memastikan pihak sekolah sudah menyediakan tempat duduk untuk mengantre. “Kalau antre berdiri, pasti mereka akan maju. Kalau antre duduk, pasti ada tempatnya. Jadi, tidak bisa berubah-ubah dan tidak terburu-buru,” jelasnya. (ade/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *