Connect with us

Kabupaten Malang

Bupati Malang bersama Dinas Kesehatan Tinjau Vaksinasi dan Isoter di Enam Kecamatan

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Hari pertama September, Bupati Malang, HM Sanusi intens meninjau pelaksanaan vaksinasi di enam kecamatan di Kabupaten Malang. Bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, Kalak BPBD, Bambang Istiawan serta beberapa perwakilan OPD, Rabu (01/09) tadi, juga sekaligus meninjau Isolasi Terpusat (Isoter).

Titik pertama vaksinasi yang jadi jujugan, berlokasi di SDN Genengan, Pakisaji. Lalu kemudian, bertolak dari Kecamatan Pakisaji, Bupati Malang beserta rombongan melanjutkan peninjauan vaksinasi di Balai Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen. Pelaksanaan vaksinasi di Desa Ngadilangkung ini merupakan tahap kedua di mana vaksinasi tahap pertama telah dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan pada waktu lalu. Dengan kuota sebanyak kurang lebih 425 dosis vaksin jenis Sinovac, pelaksanaan vaksinasi dibagi menjadi tiga kloter yaitu pukul 08.00, 10.00, dan 13.00.

Baca Juga:

Sementara itu, terlihat antusiasme warga yang mengikuti vaksinasi di titik ketiga yaitu di Balai Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, vaksinasi kali ini menggunakan vaksin jenis Moderna dengan kuota kurang lebih 378 dosis.

Melanjutkan perjalanannya Bupati Malang beserta rombongan menuju ke Kecamatan Pakis dan Singosari. Di Kecamatan Pakis Bupati mengunjungi tempat Vaksinasi di Pukesmas Pakis, Bupati Malang terus berupaya memaksimalkan pelaksanaan Vaksinasi kepada masyarakat. Untuk saat ini pencapaian vaksinasi di targetkan 25.000 dosis vaksin.

Untuk Kecamatan Singosari Bupati malang meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMKN 1 Singosari dimana para pelajar siswa dan siswi sangat antusias menunggu antrian untuk di vaksin, dosis vaksin di SMKN 1 Singosari ini berjumlah 1.000 Dosis. Bupati menyapa dan memberikan arahan kepada para siswa bahwa untuk saat ini vaksin merupakan langkah terakhir bagi pemerintah untuk melawan Covid-19, selain itu juga dengan tetap menjaga protokol kesehatan. “Jika telah divaksin imun dan kekebalan tubuh kita makin kuat tapi tetap jangan gegabah protkes harus dijalani terus, vaksin yang diberikan ini sudah halal dan aman, mari ajak orang-orang sekitar kita untuk segara melakukan vaksinasi agar pandemi ini cepat berlalu, semangat belajar meskipun ditengah-tengah pandemi, sebagai generasi muda harus memiliki cita-cita yang lebih baik dari orangtuanya” ucap Bupati Malang.

Masih di Kecamatan yang sama, Bupati Malang bergeser ke SMAN 1 Singosari yang di sulap menjadi tempat Isolasi terpusat (Isoter). Terhitung jumlah positiv covid-19 sejumlah 28 orang, di rawat di tempat Isoter sejumlah 15 orang, di rawat di RS sejumlah 11 orang, di rawat di safe house lain sejumlah 1 orang dan yang melakukan Isoman 1 orang. Bupati pun menyapa dan memberikan semangat serta mendengarkan curahan hati warga yang berada di tempat Isoter. berdasarkan pengakuan dari pasien, di tempat Isoter memiliki fasilitas penunjang lengkap dan diawasi secara intensif oleh tenaga kesehatan (nakes)

Menuju lokasi terakhir di Kecamatan Lawang, Saat ini Pemerintah Kabupaten Malang sedang gencar-gencarnya melaksanakan vaksinasi Covid-19 di berbagai tempat dan bekerja sama dengan antar instansi pemerintah maupun swasta. Hal ini dilakukan demi tercapainya herd immunity, peninjauan vaksin kali ini menuju ke Desa Bedali. “Setiap penyakit ada obatnya, maka untuk Covid-19 ini penangkalnya adalah dengan di vaksin, saya datang ke sini untuk memastikan pelaksanaan vaksin berjalan dengan lancar dan untuk saat ini pemerintah akan memindahkan warga yang terpapar Covid-19 untuk di pindahkan ke tempat Isoter untuk menyelamatkan orang di sekeliling yang belum terpapar,” ujar Bupati Malang. Tidak berhenti di situ, Bupati Malang menuju ke lokasi titik kedua di Kecamatan Lawang yaitu di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) yang juga di jadikan tempat Isoter oleh pemerintah Kabupaten Malang dan Bupati juga memberikan harapan yang sama terhadap pasien Isoter di RSJ Lawang. (ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *