Connect with us

Pemerintahan

Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 3 Milyar Bansos bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Diterbitkan

||

Memontum SurabayaPemkot Surabaya menganggarkan Rp 3.810.800.000 untuk bantuan sosial (bansos) Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, bansos JPS yang diberikan pemkot kepada  MBR hanya diperuntukkan bagi mereka yang belum menerima bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Bca Juga:

Kata dia, pihaknya mempunyai data MBR. Sehingga jika sudah mendapatkan dari Kemensos, tidak dapat akan dapat bantuan dari Pemprov Jatim maupun Pemkot Surabaya.

“Jadi, orang harus mengerti jangan dipikir sekarang dapat dari pemkot, kemudian bantuan Kemensos turun berarti dapat dobel, tidak seperti itu,” kata Eri, Jumat (10/09).

Lanjut Eri menyebut, total 25.304  MBR di Surabaya yang belum menerima bansos dari Kemensos. Sebab itu, Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya bersinergi memberikan bansos kepada mereka yang belum tersentuh.

Lebih lanjut Eri menjelaskan, bahwa pemkot memberikan bantuan kepada 19.054 MBR. Sedangkan, pemprov memberikan bantuan kepada 6.250 MBR. Masing-masing penerima mendapat sebesar Rp. 200.000.

“Tapi nanti kalau ada warga yang dia mendaftarkan diri ternyata setelah disurvei oleh Dinas Sosial (Dinsos) dia masuk ke dalam data MBR, maka nanti kita akan keluarkan bantuan lagi,” jelasnya.

Sementara itu,  Eri menambahkan, untuk mekanisme penyaluran bantuan akan dilakukan dengan cara ditransfer melalui rekening bank. Sebab, mekanisme ini dinilai lebih efektif dan tidak menimbulkan kerumunan. “Kita transfer untuk MBR yang mendapatkan bansos. Makanya, kita buatkan buku tabungan. Biar tidak menimbulkan kerumunan juga,” terangnya. (ade/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *