Connect with us

SEKITAR KITA

Tiga Daerah di Jatim Masuk Level 1

Diterbitkan

||

Memontum Surabaya – Jubir Satgas Covid-19 Jawa Timur, dr Makhyan Jibril, mengatakan status di tiga daerah bertambah turun ke level 1, berdasarkan data yang diperoleh dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Yakni Kabupaten Pasuruan dan Tuban menyusul Lamongan yang telah terlebih dahulu berstatus Level 1.

Baca Juga:

“Alhamdulillah berdasarkan laman Asesmen Level Kemenkes RI tadi sore, dinyatakan bahwa Asesmen level 1 di Jatim naik dari 1 kabko (kabupaten atau kota) jadi 3 kabko,” kata Jibril kepada memontum.com, Sabtu (11/09) tadi.

Faktor peralihan level itu, kata Jibril diakibatkan oleh keberhasilan pemda setempat mencapai indikator pengendalian pandemi Covid-19, sesuai standar world health organization (WHO).

“Bor dibawah 60 persen, seperti positivity rate yang sudah dibawah 5 persen dan tracing ratio yang mencapai 15,” jelasnya.

Lanjut Jibril mengungkapkan, dirinya tetap mewanti-wanti kepada pemerintah setempat agar tak mengendorkan penanganan di wilayahnya masing-masing.

Jika lengah bukan hal yang mustahil angka kasus di masing-masing daerah bisa kembali mengalami lonjakan.

“Oleh karena itu harapannya daerah-daerah level 1 ini tetap menerapkan prokes dengan baik dan tentunya percepatan vaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu, untuk daerah dengan Level 3 di Jawa Timur saat ini diisi oleh 16 kabupaten atau kota, yakni Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Mojokerto, Magetan, Madiun, Lumajang, Kota Probolinggo, dan  Mojokerto, Malang, Madiun, Kediri, Blitar, Batu, dan Blitar Sedangkan, untuk level 2 sebanyak 19 wilayah di Jatim, yakni Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Probolinggo, Pamekasan, Ngawi, Nganjuk, Malang dan Kota Surabaya, Pasuruan, Kediri, Jombang, Jember, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Banyuwangi, dan Bangkalan. (ade/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *