Connect with us

Kota Malang

Percepatan Vaksinasi Pelajar di SMAK Cor Jesu Malang Ditinjau Panglima TNI dan Forkopimda

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Percepatan vaksinasi terus digeber oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) TNI/Polri. Seperti nampak pada Sabtu (11/09) ini, berlangsung gelaran vaksinasi massal di SMAK Cor Jesu. Giat ini ditinjau langsung oleh Panglima TNI, Hadi Tjahjanto, dan didampingi oleh Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, beserta Forkopimda Kota Malang.

“Sebanyak 5.000 vaksin diberikan hari ini. 2500 untuk pelajar jenjang SMA sederajat, 500 vaksin untuk keluarga besar SMAK Cor Jesu. Selebihnya, dibagikan untuk komunitas, seperti HMI, BEM, maupun Aremania,” jelas Kepala Sekolah SMAK Cor Jesu, Agatha Ariantini SPsi MPd.

Baca Juga:

Agatha menyampaikan, bahwa Panglima TNI sempat berpesan beberapa hal dalam tinjauannya ke sekolah yang terletak di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen ini.

“Beliau mendorong supaya program vaksinasi didukung dan dipercepat. Sehingga masyarakat yang sudah antusias ini bisa mendapatkan vaksin. Kalau vaksinnya sudah habis, kami disuruh cepat memberikan laporan,” ujarnya.

SMAK Cor Jesu sendiri telah melakukan dua kali vaksinasi massal.

“Sebelumnya kita salurkan 600 vaksin pada pelajar. Kali ini 5.000 untuk pelajar, keluarga besar SMAK Cor Jesu, dan komunitas. Karena hanya sehari, kami dibantu oleh 59 vaksinator, agar cepat. Sebanyak 9 vaksinator dari Polri, 26 dari TNI, dan 24 dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang,” terangnya.

Senada dengan Kepala Sekolah SMAK Cor Jesu, Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menjelaskan bahwa ini merupakan salah satu strategi di dalam percepatan capaian herd imunnity.

“Ini strategi di dalam percepatan. Terlebih untuk pelajar yang belum ada 50 persen tervaksin,” ungkap dr Husnul.

Ia menjelaskan dari sekitar 40.000 pelajar SMP, pihaknya mendapat laporan bahwa hampir 10.000 siswa tervaksin di Polkesma.

“Untuk SMA, jumlahnya juga kurang lebih 40.000. Berdasarkan data yang kami himpun dari Kepala Dinas Pendidikan Cabang Malang, sudah sekitar 13.000-an pelajar jenjang SMA sederajat yang tervaksin,” sambungnya.

Lanjut dr Husnul, Kota Malang memiliki sejumlah fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) yang melayani vaksinasi secara reguler.

“Artinya mereka memvaksin warga berbasis wilayah, sesuai domisili Fasyankes tersebut. Sehingga bisa terpetakan berapa warga Kota Malang yang sudah tervaksin. Di luar itu ada kegiatan vaksinasi yang non reguler, seperti sekarang ini ada di tiga tempat bersamaan. Yaitu di SMAK Cor Jesu, Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), dan di RST Dr Soepraoen,” urainya. (mus/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *