Connect with us

Kota Malang

Unitri Malang sambut Mahasiswa Baru

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Sabtu (11/09) dilaksanakan secara virtual. Upacara penyambutan tersebut dilakukan melalui aplikasi zoom yang diikuti oleh jajaran pejabat kampus dan 1.807 mahasiswa baru. Acara yang berlangsung dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 itu tetap menerapkan protokol kesehatan. Selama kegiatan PKKMB berlangsung, mahasiswa baru diwajibkan memakai seragam atasan berwarna putih dan bawahan berwarna hitam.

Prosesi PKKMB diawali dengan Laporan dari Kepala UPT Penerima Mahasiswa Baru (PMB), Abd Rohman dan dilanjutkan dengan pemaparan jajaran pejabat kampus, yang terdiri dari Rektor, Dekan setiap Fakultas, dan biro-biro kampus. Melalui acara PKKMB ini, diaharapkan mahasiswa baru dapat menjadi mahasiswa mandiri atau tidak bergantung kepada dosen/tenaga didik.

Baca Juga:

“Harapan saya bagi mahasiswa baru selama masa perkuliahan, sekalipun dilakukan secara daring, tidak mengurangi esensi dari perkuliahan dengan cara mendorong mahasiswa menjadi mandiri, tidak menunggu dari dosen untuk menjelaskan. Artinya, mahasiswa harus mencari sendiri atau googling informasi yang terkait dengan mata kuliah,” ujar Abd. Rohman, selaku Kepala UPM PMB. Harapan tersebut diberikan dengan melihat kondisi pandemi saat ini, interaksi secara langsung antara dosen dengan mahasiswa sangat terbatas.

“Kami juga berharap semoga keadaan ini semakin membaik atau menuju new normal, sehingga kita dapat berinteraksi secara langsung seperti sebelumnya. Intinya kita harus membentengi diri dengan menerima vaksin dan mematuhi protocol kesehatan yang ada,” tambah kepala UPM PMB.

Di samping, prosesi PKKMB berjalan lancar, salah satu mahasiswi baru jurusan Manajemen, memberikan ungkapan tentang PKKMB virtual. Meskipun mengikuti prosesi penerimaan mahasiswa baru di kos, antusias mahasiswi ini cukup besar. Namun, di samping itu terdapat keluh kesah yang dirasakan, seperti tidak saling mengenal secara langsung teman seangkatannya. “Mau bagaimana lagi, keadaan pandemi begini, jadi mau tidak mau harus ikut PKKMB secara virtual. Padahal pingin kenal dengan teman-teman yang lain secara langsung. Ini kita kenalnya hanya lewat grup WhatsApp satu jurusan”, ujar Bernadita (19), mahasiswa baru Manajemen. (cw2/cw3/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *