Connect with us

Jember

Wabup Gus Firjaun Sumbang Petugas Damkar Jember Dua Tandu Penyelamat

Diterbitkan

||

Memontum Jember – Petugas Penyelamat dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Jember, mendapatkan bantuan dua buah tandu penyelamatan. Sumbangan ini semakin istimewa, karena diberikan langsung oleh orang nomor dua di Kabupaten Jember, yaitu Wakil Bupati Jember, Muhammad Balya Firjaun Barlaman.

Bantuan dua tandu penyelamat itu, murni dari kantong pribadi Gus Firjaun. Pemberian tandu ini diberikan Gus Firjaun, setelah petugas melakukan penyelamatan seorang korban jatuh dari tebing dengan peralatan seadanya.

Baca Juga:

“Saat itu, petugas Damkar menolong dan menyelamatkan korban dengan memakai tandu darurat dari sarung dan bambu. Lah, saya prihatin melihat kondisi itu,” kata Gus Firjaun, saat dikonfirmasi di Pendapa Wahyawibawagraha, Sabtu (11/09) tadi.

Usai mendengar informasi tersebut, muncul inisiatif ingin menyumbang tandu penyelamat untuk meringankan tugas para petugas. “Alhamdulillah, kami ada rejeki dan ikut menyumbang (dua buah) tandu penyelamat itu. Tapi dari kantong pribadi dan utuk membantu tugas dari Damkar,” katanya.

Gus Firjaun juga menjelaskan, bahwa bantuan itu murni untuk kemanusiaan. Dirinya kemudian menghubungi Satpol PP, karena Damkar di bawah koordinasi Satpol PP.

“Petugas Damkar ini pekerjaannya luar biasa. Sehingga butuh dukungan untuk alat-alat penyelamatan seperti halnya baju APD ataupun tandu. Ini harus didukung dengan peralatan yang mumpuni dan lengkap. Seperti kapan hari menyelamatkan ular atau monyet, itu kan juga butuh (alat khusus) ataupun jaring itu,” sambungnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana bagi petugas, Pemkab Jember juga sedang berupaya memenuhi kebutuhan itu. “Tapi kan saat ini masih dibahas dalam (proses) BAK. Sedangkan untuk kegiatan penyelamatan dan pertolongan itu kan tidak bisa ditunda. Jadi sambil menunggu itu, kami inisiatif spontan untuk menyumbang itu,” katanya.

Lebih jauh Gus Firjaun menyampaikan, Pemkab Jember sudah menganggarkan kebutuhan alat pendukung dan penyelamatan kinerja untuk Damkar Jember. “Prosesnya lewat P-APBD itu. Tapi bertahap, yang paling penting menurut saya pakaian APD itu, untuk baju tahan api. Kemudian Tripod, alat yang dipakai misal penyelamatan di dalam sumur itu yang dibutuhkan. Kemudian alat-alat lainnya,” ulasnya.

Pengasuh Ponpes Asshtra ini menegaskan, bahwa pemerintah berupaya menambah armada Damkar. Termasuk, mengupayakan pengembalian armada yang saat menjadi barang bukti di Kejaksaan Negeri Jember

“Untuk armada itu juga perlu, kami upayakan, Insya Allah. Tapi perlu kajian lagi. Apalagi informasinya satu armada yang masih ada di Kejaksaan. Itu kita upayakan agar bisa digunakan,” ucapnya.

Sementara itu pihak Kabid Satpol PP Pemkab Jember, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni atau Nino, saat dikonfirmasi membenarkan sumbangan tandu oleh Gus Firjaun. Penyerahan tandu itu dilakukan di rumah dinas Wabup Jember secara sederhana. “Saya terima laporan saja dari anggota Damkar. Tadi pagi pemberiannya,” kata Nino saat dikonfirmasi melalui ponselnya. (rio/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *