Connect with us

Pemerintahan

Juara Karate se-Malang Raya, Bupati Malang berikan Sepeda Angin sebagai Support Pelajar Kepanjen

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, memberikan apresiasi atas prestasi Aditya Syaiful Anam, siswa Kelas 6 SDN 2 Jenggolo Kepanjen, yang telah berhasil menjuarai kejuaraan Karate tingkat se-Malang Raya, beberapa waktu lalu. Bupati Malang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, berkunjung langsung ke rumah ananda Syaiful, yang tinggal bersama sang ibu, Sulastri dan neneknya, Warsih di Jalan Sentono Rt04 Rw01, Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (14/09) sore.

Dalam kunjungannya itu, Bupati Malang memberikan sebuah hadiah sepeda angin dan sepaket bantuan untuk Syaiful dan ibunya, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang baru diraihnya. Di tengah keterbatasannya siswa yang akrab disapa Ipul ini, justru mampu meraih prestasi yang membanggakan.

Baca juga:

Ipul bercerita, jika hobi olah raga Karate tersebut, dimilikinya sejak duduk Kelas 3 SD. Kemudian, dirinya mengikuti sebuah kejuaraan di Lapangan Rampal Kota Malang. Dirinya berangkat diantar ibunya, menggunakan sepeda angin. Di luar dugaan, ternyata Ipul mampu pulang membawa prestasi dan thropy kebanggaan pulang kerumahnya.

‘’Ipul ini merupakan salah satu dari anak-anak Kabupaten Malang, yang memiliki prestasi terpendam. Ketika dapat piala selalu kita datangi. Sedangkan di Ganjaran (desa, red), beberapa waktu lalu terdapat Juara Nasional Hafidz di RCTI dan di Sumber Pucung (kecamatan, red) juga terdapat anak yang berprestasi di sepakbola di kancah Nasional,” kata HM Sanusi.

Sanusi memberikan hadiah sepeda angin kepada Ipul, dengan harapan pemompa semangat bagi anak-anak yang lain agar berprestasi. “Kami memberikan hadiah sepeda angin untuk Ipul karena dia suka naik sepeda. Semua yang berprestasi akan kita hargai dan kita bina. Harapannya nanti semakin banyak warga Kabupaten Malang yang berprestasi tentunya untuk menunjang kehidupannya kedepan,” tambahnya.

Setelah mendapatkan hadiah dari Bupati Malang, Ipul tampak senang sekali. Hal ini, tentunya akan menambah semangat dirinya untuk semakin giat berlatih karate dan menuntut ilmu ke sekolah.

Sementara itu, sang ibu Ipul juga mengaku senang dengan kunjungan sekaligus perhatian Bupati Malang. Hanya saja, Sulastri mengaku, ada satu cita-cita Ipul yang belum terpenuhi, yakni bertemu kembali dengan Presiden Joko Widodo. Terakhir, putra tunggal dari almarhum Choirul Anam ini, bertemu Presiden Jokowi saat menerima santunan secara langsung di SMK Muhammadiyah 7 Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, beberapa tahun lalu.

‘’Sebenarnya, saat Ipul ikuti kejuaraan di Malang itu, sudah ada tawaran tumpangan dari pelatih Ipul. Hanya saja, Ipul tidak mau dikarenakan Ipul suka bersepeda. Sehingga, dia (Ipul) ngajak jalan-jalan. Dirinya ingin tahu Stasiun Kota Baru, Balai Kota Malang, Kantor DPRD Kota Malang, dan Kantor Bupati Malang yang ada dekat Alun-alun Kota Malang. Kemarin saat lomba, saya dan Ipul berangkat ke Rampal habis sholat Shubuh. Eventnya dimulai pukul 08.30 WIB. Saya juga tidak menyangka dengan vitalnya video di Tik Tok dan tidak mengetahui siapa yang memvideo,” tutur Sulastri. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *