Connect with us

Pemerintahan

Kota Surabaya Masuk Level 1, Wali Kota Eri Fokus bantu Vaksinasi Wilayah Aglomerasi

Diterbitkan

||

Memontum Surabaya – Berdasarkan hasil asesmen dari Menteri Kesehatan, bahwa Kota Surabaya akhirnya resmi masuk ke Level 1. “Alhamdulilah, dari hasil asesmen dari Menteri Kesehatan hari ini, Surabaya masuk ke Level 1 dari enam indikator kita sudah memadai,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis (16/09) tadi.

Selain itu, Eri mengatakan, seperti tracing, testing, treatment, positive rate Surabaya sudah di bawah 5 atau 0,4 persen. Terkait dengan BOR treatmentnya Surabaya 14 yang seharusnya 60.

Baca Juga:

“Ada lagi tracingnya 1 banding 14, kita sudah 1 banding 20. Angka kematian kita yang harusnya di bawah 1, kita 0,6 per 100 ribu penduduk per satu minggu,” terangnya.

Sedangkan untuk rawat inap, lanjut Eri, sudah di bawah 5 atau 3,6. Dan angka konfirmasi juga di bawah 20 atau sudah angka 8. Untuk kebijakan yang sedang berlangsung, Pemkot Surabaya, tetap menaati peraturan dari Inmendagri Nomor 42 Tahun 2021.

“Ayo kita jaga Level 1 ini, sehingga surabaya ini bisa terus berkembang, meskipun harin ini kita masih terikat dengan inmendagri yang mengatakan kita di level 3.Karena insyaallah aturan di inmendagri ditambahkan terkait dengan vaksinasi,” terangnya.

Lebih lanjut Eri Menambahkan, untuk menuju turun Level, bahwa pelaksanaan vaksinasi sebuah wilayah harus minimal 50 persen agar bisa mencapai Level 2. “Untuk capai Level 1, harus mencapai 60 persen. Padahal Kota Surabaya pada vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 100 persen dan vaksin dosis 2 sudah 60 persen,” ujar Eri.

Sementara itu, karena Surabaya bagian cakupan Surabaya Raya yang terikat dengan Kabupatrn Gresik dan Kabupaten Sidoarjo. Pemkot Surabaya bantu vaksinasi di wilayah aglomerasi. “Kami koordinasikan dengan Gresik an Sidoarjo, karena kita aglomerasi. Kita akan membantu dari sisi nakes dengan vaksin yang sudah ditambah untuk wilayah Gresik dan Sidoarjo,” terangnya. (ade/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *