Connect with us

Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya Bekuk 120 Tersangka Narkoba dan Amankan 39 Kilogram SS dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021

Diterbitkan

||

Memontum Surabaya – Selama 12 hari atau mulai 01 hingga 12 September 2021, Polrestabes Surabaya berhasil ungkap kasus Operasi Tumbas Narkoba Sumeru 2021, sebanyak 90 kasus Narkoba. Dari total kasus itu, petugas berhasil membekuk sebanyak 120 tersangka.

“Hasil operasi tumpas Narkoba ini kita melakukan penangkapan sebanyak 120 pelaku penyalahgunaan Narkoba. Uraiannya, sebanyak 39 orang adalah pengguna, sedangkan sisanya adalah pengedar,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan, Jumat (24/09/2021), saat release kepada wartawan.

Baca juga:

Selain itu, tambah Kombes Pol Yusep, bahwa dari 120 orang tersangka tersebut 117 orang adalah laki-laki dan 3 diantaranya adalah perempuan. Sementara satu orang diantaranya masih berusia di bawah umur. 

“Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 39,373,75 kilogram sabu-sabu, 2 kg 479,73 gram ganja dan 400 butir pil Happy Five, serta 39 ribu butir pil LL,” jelasnya.

Ditambahnya, bahwa 90 kasus tersebut diantaranya 37 kasus adalah hasil Operasi Polrestabes Surabaya dan 53 kasus hasil Operasi Polsek Jajaran.

Kombes Pol Yusep juga mengimbau, kepada masyarakat untuk mewaspadai tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. “Agar berhati-hati dalam bergaul, berkomunikasi, ibu bapak awasi aktivitas keluarga, saling mengingatkan. Semoga di Surabaya tidak ada lagi pelaku atau masyarakat yang terlibat narkoba. Hal ini tentu dapat berpengaruh negatif terhadap diri sendiri dan juga lingkungan,” harapnya. 

Kombes Pol Yusep mengatakan, bahwa sesuai arahan Kapolda Jatim, tentang leading sector Narkoba, bahwa Surabaya akan membangun wilayah zero Narkoba. “Ini akan ditentukan titik-titiknya. Didukung seluruh pihak agar produktif dalam membrantas peredaran narkotika,” terang Kombes Pol Yusep. 

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri cahyadi mensupport langkah Polrestabes Surabaya, untuk membentuk kampung tangguh dari narkoba. “Kami full support. Misalnya ada di kecamatan, kami siap. Kami akan kolaborasi membentuk kampung tangguh bukan hanya untuk Covid-19, tetapi juga untuk Narkoba,” terangnya. (ade/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *