Connect with us

KREATIF MASYARAKAT

Melihat Sentra Bibit Pohon Jeruk di Kecamatan Dau Malang

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Berkebun pohon jeruk menjadi salah satu pilihan yang menghasilkan. Selain bisa menghasillan buah segar, pohonnya juga bisa menambah kesegaran udara bagi kehidupan. 

Kondisi itulah, yang membuat memontum.com mendatangi budidaya bibit jeruk di kawasan Desa Solorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis (07/10/2021). Di lokasi itu, nampak beragam jenis bibit Jeruk, bisa dijumpai di sini.

Baca juga:

Salah satu petani sekaligus pembudidaya bibit jeruk, Jiono, mengatakan bahwa dirinya sudah puluhan tahun bergelut dalam dunia perkebunan dan pembibitan jeruk. Bahkan, hasil tanamannya telah dipasarkan di berbagai daerah di sekitar pulau Jawa.

“Alhamdulillah, sudah puluhan tahun penghasilan saya dari berkebun dan menjual bibit jeruk seperti ini. Kalau pembeli, cukup banyak dari luar daerah Malang. Biasanya ada yang datang dari Jawa Tengah, Jawa Barat. Terkadang pula ada wisatawan yang sengaja berkunjung disini untuk membeli jeruk dan berwisata di Bedengan. Kalau pulang, mereka biasanya membeli bibit jeruk untuk ditanam di daerahnya,” ujar Jiono.

Bibit jeruk yang tersedia di tempat Jiono, diantaranya seperti Jeruk Siem Manis yang dibandrol Rp 20-30 ribu perpohon, Jeruk Keprok Rp 20-30 ribu dan Jeruk Peras Manis dijual Rp 15-20 ribu per-pohon. “Tinggal ini stok bibit pohon jeruk yang tersisa. Ada jeruk Siem Manis, Jeruk Keprok dan Jeruk Peras Manis yang kulitnya agak tebal, kalau yang jeruk peras manis ini biasanya dijadikan sirup atau minuman segar,” ujarnya.

Salah satu pengunjung yang mampir di tempat penjualan bibit pohon, Munawar, mengaku sudah beberapa kali mampir untuk melihat-lihat bibit jeruk atau bahkan membeli untuk menanam di kebun atau halaman belakang rumahnya.

“Ya cukup sering untuk mampir di sini. Baik sekedar lihat-lihat atau kadang juga saya beli. Datang ke sini, juga sekaligus mampir ke wisata dekat-dekat sini. Menurut saya daerah sini selain terkenal wisata jeruk, juga bisa beli bibitnya untuk dibawa pulang dan bisa kita tanam dekat rumah atau di kebun,” ujarnya. (mg1/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *