Connect with us

SEKITAR KITA

Wawali Malang Terima Kunker Wawali Kota Yogyakarta

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, menerima kunjungan kerja (kunker) rombongan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, di Mini Blok Office. Karakteristik ke dua kota yang hampir mirip ini, membuat Kota Malang menjadi jujugan Kunker yang diterima langsung Wawali Kota Bung Edi, Selasa (12/10/2021) tadi.

“Yang pertama, Wawali Kota Yogyakarta tadi menyampaikan bahwa Kota Malang ini, ada banyak kesamaan dengan Kota Yogyakarta. Akhirnya, beliau memutuskan ke Kota Malang karena ada kemiripan seperti bidang pariwisata, pendidikan, dan secara karakter geografis hampir sama,” ungkap Bung Edi, mengawali pembicaraannya.

Orang nomor dua di Kota Malang itu menjelaskan, bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi poin penting yang diangkat dalam agenda kunker kali ini. Pasalnya, akan ada banyak inovasi dan kreatifitas buah hasil pemberdayaan masyarakat.

Baca juga:

“Contoh, Yogyakarta memutuskan seluruh kelurahan dijadikan kawasan destinasi wisata. Nah ini kan tekad yang keren. Makanya dari konsep itu mereka datang ke Kampung Glintung, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, melihat apa saja yang bisa diterapkan disana,” tambah Bung Edi.

Dirinya mencontohkan, bahwa di Kampung Glintung perubahan yang bersifat physical penting, tetapi yang lebih penting merubah kebiasaan buruk di tengah masyarakat jadi baik. “Sehingga kalau pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas manfaatnya banyak. Partisipasi naik , idenya muncul, dan yang paling utama tujuan akhir dari pada pemberdayaan itu adalah kemandirian masyarakat akan terwujud,” paparnya.

Sementara itu, Wawali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menjelaskan tujuan kunker ini untuk belajar dan melihat bagaimana pengelolaan kampung wisata. Terutama untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sebenarnya kampung wisata di Kota Yogyakarta ada beberapa yang maju. Jadi, go-green dibuat kampung sayur. Tapi kalau di Kampung Glintung, ini akan mengintegrasikan banyak hal yang kemudian sampai pada pengelolaannya. Itu yang ingin kami pelajari,” tambahnya.

Disamping itu, kunker ini juga menjadi upaya membangun jaringan Kota Wisata.

“Kalau kita sama-sama membangun Kota Wisata, harus punya jaringan dengan kota-kota lain yang mempunyai karakter yang bisa dikembangkan bebarengan,” tutur Heroe. (hms/mus/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *