Connect with us

Politik

DPRD Sumenep Panggil Inspektorat, BKPSDM dan Dinkes, Sikapi Temuan ASN RS Abuya Kepulauan Kerap Bolos

Diterbitkan

||

Memontum Sumenep DPRD Sumenep geram dengan ulah para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Rumah Sakit Abuya Kangayan di Kepulauan Kengean, Kabupaten Sumenep. Pasalnya, mereka diketahui sering bolos kerja atau tidak masuk kerja.

Sekretaris Komisi I DPRD Sumenep, Mohammad Hanafi, menegaskan dari 70 pegawai (ASN) yang ditugaskan di Rumah Sakit Abuya Kangayan, hanya 15 sampai 20 orang yang masuk kerja. Selebihnya, mereka sering bolos kerja dan bahkan ini secara berjamaah.

Baca juga:

Malahan, tambahnya, pegawai atau karyawan RS Abuya, dihuni sebagian besar dari pegawai daratan. Selebihnya, sekitar 10 persen yang dari kepulauan.

“Dari total yang ada, 90 persen itu dari daratan dan 10 persen dari kepulauan. Ini yang kita sorot, kinerjanya kok begitu,” kata Dulsiam.

Hanafi mengatakan, dengan melihat fakta itu, Komisi I DPRD Sumenep, memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Yakni, Inspektorat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) guna mempertanyakan ASN yang bolos. 

“Mereka menjawab bahwa masih dalam proses dan sekarang Inspektorat dan BKPSDM menerjunkan tim untuk melakukan sidak kelapangan yakni ke Kecamatan Arjasa dan Kecanatan Kangayan, untuk Dinkes tidak hadir,” ujarnya. 

Politisi Demokrat itu mengatakan pasca Rumah Sakit Abuya resmi beroperasi, para ASN tersebut mestinya bertugas di rumah sakit sesuai SK Bupati yang diberikan. “Mestinya mereka kembali untuk melaksanakan tugas disana. Tetapi mereka ternyata masih berleha-leha di Sumenep,” ungkapnya.

Dirinya berharap, kepada Inspektorat, BKPSDM dan Dinkes menegakkan keadilan soal penegakan disiplin ASN. “Tidak kemudian ada beban psikologi untuk memberikan tindakan seperti itu. Ini kan masalah keadilan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Sumenep, Abdul Madjid mengatakan dalam rangka menindaklanjuti temuan ASN bolos, pihaknya telah mengutus tim untuk inspeksi mendadak. “Tunggu saja hasilnya,” jawabnya kepada awak media.

Madjid mengakui bahwa di antara ASN yang bertugas di Rumah Sakit Abuya Kangayan memang ada anak pejabat. Namun ia belum bisa mengetahui ASN yang bolos adalah anak orang penting. “Kurang begitu tahu anak pejabat mana, tapi anak pejabat ada,” ujarnya (dan/edo/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *