Connect with us

Hukum & Kriminal

Mayat Pria Mengapung di Perairan Pantai Prigi Trenggalek Gegerkan Warga

Diterbitkan

||

CEK: Petugas kepolisian saat mendatangi lokasi penemuan mayat.

Memontum Trenggalek – Perairan Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, dibuat geger pada Senin (18/10/2021) malam. Reaksi itu terjadi, karena sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki, ditemukan di kawasan itu. 

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiyasi Wiyatputera, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Kejadian itu memang benar adanya. Penemuan sendiri, berawal pada Senin malam, ketika salah seorang saksi melihat mayat mengapung di perairan Pantai Prigi,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (19/10/2021) sore.

Dikatakan Kapolres, korban teridentifikasi bernama Dimas Aditya, seorang remaja yang merupakan warga desa setempat. “Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi memakai kaos dan celana dalam saja. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk dilakukan proses autopsi dari tim forensik,” imbuhnya.

Baca juga:

Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak keluarga, korban diketahui keluar rumah sejak dini hari, tepatnya pukul 01.00. Namun, pasca meninggalkan rumah, korban tak kunjung pulang dan justru ditemukan tewas mengapung di pantai. 

“Untuk sementara kita belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Karena, kita masih menunggu proses penyidikan lebih lanjut,” terang Kapolres.

Dirinya juga menyampaikan, jika sampai saat ini, polisi masih mencari sejumlah barang bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi ya g diduga ada kaitannya dengan korban. 

“Ini dilakukan guna mendukung proses pengungkapan kasusnya. Polisi juga telah meneliti riwayat komunikasi yang ada didalam handphone korban, termasuk kamera cctv yang ada disekitar rumah korban,” jelasnya. 

Sementara itu, ayah korban saat dikonfirmasi, menyebut jika pihaknya menaruh curiga jika kematian anaknya itu tidak wajar. Hal itu, dikuatkan dengan rekaman cctv yang ada disekitar rumahnya. 

“Dalam rekaman cctv yang ada di rumah, ditemukan suara-suara aneh mirip dengan ketukan pintu,” kata Toni Hartono.

Dirinya menduga, jika korban keluar tengah malam itu dijemput oleh seseorang. Bahkan, korban yang biasa membawa handphone dan kacamata, saat itu meninggalkannya di rumah.

“Padahal, dia (korban, red) selalu memakai kacamata setiap hari. Dan itu menjadi alat bantu penglihatan yang digunakannya saat beraktifitas. Ini yang menjadi kejanggalan bagi kita, dan kemungkinan saja kematian anak saat ini kematian yang tidak wajar,” bebernya. 

Toni menambahkan, saat anaknya keluar rumah, dirinya sama sekali tidak tahu. Karena setiap pagi ia selalu keluar rumah untuk jalan-jalan.

“Waktu saya selesai jalan-jalan pagi, istri memberi tahu jika Dimas belum pulang ke rumah. Sampa akhirnya kita berdua memeriksa rekaman cctv yang ada,” tambah Toni. 

Pihak keluarga berharap, polisi bisa mengupas tuntas kasus dan menyerahkan sepenuhnya atas kejadian yang mengakibatkan nyawa anaknya ini melayang. 

Hingga berita ini ditulis, jajaran kepolisian resort Trenggalek masih mendalami proses penyelidikan penemuan mayat remaja di perairan Pantai Prigi ini. (mil/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *