Connect with us

Lamongan

Unisla dan Pemkab Lamongan Teken MoU Pembangunan Daerah dan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Diterbitkan

||

Unisla dan Pemkab Lamongan Teken MoU Pembangunan Daerah dan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Memontum Lamongan – Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, mahasiswa dituntut adaptif dalam menghadapi masa depan. Penguasaan literasi merupakan indikator penting untuk meningkatkan prestasi generasi muda dalam mencapai kesuksesan dimasa depan.

Hal tersebut, diungkapkan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, seusai melakukan Kesepakatan bersama (MoU) antara Universitas Islam Lamogan (Unisla) dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan tentang Pembangunan Daerah dan Perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Ruang Pertemuan Unisla, Selasa (16/11/2021).

Bupati Lamongan mengajak, seluruh mahasiswa untuk membudayakan literasi. Selain pengetahuan yang didapatkan, dengan penguasaan literasi, mahasiswa diharapkan mampu cakap dalam menghadapi karir dimasa depan.

“Untuk mencapai kesuksesan karir mahasiswa dituntut adaptif. Kunci dari semua itu dapat dilakukan dengan literasi. Literasi tidak hanya dilakukan dibangku perkuliahan, tapi disemua lini kehidupan sehingga diharapkan mahasiswa dapat memiliki karir cemerlang dimasa depan” ungkapnya.

Baca juga :

Melalui MoU ini, Bupati Yuhronur mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan siap menjadi laboratorium bagi mahasiswa bila kedepannya terdapat kerjasama yang diperlukan. “Kami bisa menjadi lanoratorium, semua dinas siap membuka diri bila nanti ada kerjasama yang diperlukan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur juga mengajak seluruh keluarga besar Unisla Lamongan untuk menjadi bagian dalam pembangunan potensi SDM dan potensi unggulan Lamongan, melalui kolaborasi pentahelix. Dirinya mengatakan, melalui kolaborasi pentahelix inilah yang dijadikan dasar Kabupaten Lamongan dalam penanganan Covid-19, sehingga Lamongan bisa menjadi kabupaten pertama di Pulau Jawa dan Bali yang berhasil menuju Level 1 dari Level 4.

“Siapa sajakah konsep pentahelix ini? Pentahelix ini adalah kolaborasi yang melibatkan semua komponen, yang dalam hal ini adalah akademisi, para bisnisman atau wirausahawan, goverment atau pemerintah, para komunitas, dan media masa. Tentunya konsep pentahelix ini akan banyak menghasilkan inovasi, dan akan mempercepat kejayaan Kabupaten Lamongan,” terangnya.

Sementara itu, Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono, mengapresiasi upaya Bupati Lamongan dalam memberi wadah besar untuk mahasiswaya dalam berekspresi. Bambang juga siap membantu pemerintah mewujudkan Kejayaan Lamongan yang berkeadilan.

“Sebagaimana cita-cita Bapak Bupati, Unisla dapat membantu capaian cita-cita itu sesuai porsi kami. Kami juga siap mewujudkan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Lamongan dalam bentuk penelitian yang nyata” ungkapnya. (zud/zen/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *