Connect with us

Pemerintahan

Bidik PPKM Level 2, Bupati Arifin Tinjau Serbuan Vaksin di Kecamatan Munjungan Trenggalek

Diterbitkan

||

Bidik PPKM Level 2, Bupati Arifin Tinjau Serbuan Vaksin di Kecamatan Munjungan Trenggalek
VAKSINASI: Bupati Trenggalek saat meninjau lokasi vaksinasi di Kecamatan Munjungan. (memontum.com/mil)

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tinjau pelaksanaan serbuan vaksin di Kecamatan Munjungan-Trenggalek. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya membidik posisi Trenggalek di PPKM Level 2.

Sebagaimana diketahui, capaian vaksinasi umum sudah terpenuhi 50 persen. Sehingga, tinggal capaian vaksin Lansia yang kurang atau memenuhi target 40 persen guna bisa turun ke Level 2.

“Hari ini kita melakukan Anev rutin vaksinasi. Patut disyukuri kita sudah melebihi 50 persen,” ucap Bupati Arifin saat dikonfirmasi usai meninjau pelaksanaan serbuan vaksin, Kamis (18/11/2021) siang.

Dijelaskan suami Novita Hardiny ini, capaian vaksinasi tepatnya 56 persen menuju ke 60 persen. Dirinya berharap, bisa seperti harapan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar di Trenggalek bisa segera mencapai 70 persen, per Desember nanti.

Baca juga :

“Kita juga mendorong Lansia tervaksinasi di atas 40 persen. Ini terus kita kejar. Di Kecamatan Munjungan ini, ada BKO personil TNI dari Kodam V Brawijaya. Kita harapkan bisa melakukan penjemputan Lansia-lansia agar ketercapaian vaksin lansia ini bisa kita percepat,” tegas Bupati Arifin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, dr Saeroni, membenarkan pernyataan Bupati Trenggalek tersebut. “Vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka percepatan menuju Level 2. Kita ketahui Lansia kita kurang 3,5 persen untuk mencapai Trenggalek Level 2,” jelas Saeroni.

Dibenarkan olehnya, jika vaksinasi umum, sudah mencapai 56 persen. Diharapkan juga, pada Desember nanti Trenggalek bisa Level 1, seperti harapan semua orang.

“Di Kecamatan Munjungan sendiri, capaian vaksin terdata sudah ada 21 ribu orang. Itu artinya, sudah melebihi 50 persen,” paparnya.

Lebih lanjut mantan Direktur RSUD dr. Soedomo itu berharap, ada kesadaran masyarakat untuk vaksin sehingga capaian vaksin terus bertambah. Dengan begitu Hert Immunity bisa segera terbentuk. (mil/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *