Connect with us

Jember

Rencana Pengamanan Pilkades Serentak Jember Libatkan 905 Personel

Diterbitkan

||

Rencana Pengamanan Pilkades Serentak Jember Libatkan 905 Personel

Memontum Jember – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah Kabupaten Jember, sejumlah antisipasi dan pengamanan dilakukan Polres Jember. Pesta demokrasi yang rencananya akan digelar pada 25 November 2021 mendatang itu, akan melibatkan sekitar 905 personil petugas.

“Persiapan pengamanan Pilkades serentak tahun 2021, Polres Jember akan mensiapkan pasukan di sejumlah TPS yang ada. Kami siapkan 905 personel, untuk melaksanakan pengamanan pilkades. Polanya 1 TPS dijaga 1 personel Polri dan 2 Linmas,” kata Kasi Humas Polres Jember, Iptu Brisan, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (22/11/2021).

Kemudian terkait titik rawan yang menjadi atensi khusus dari polisi, kata Brisan, pihaknya masih melakukan evaluasi lebih lanjut. “Untuk saat ini, Polres Jember masih mendalami kriteria rawan tersebut,” katanya.

Namun demikian, lanjutnya, pihaknya sudah memiliki kriteria tertentu terkait titik rawan yang akan menjadi bahan evaluasi tersebut. “Untuk penentuan daerah rawan, diantaranya mengacu pada sejarah konflik. Kedua, fanatisme pendukung dan ketiga kondisi geografis yang meliputi jarak ke Mapolres Jember. Lalu, rawan bencana, sulitnya akses dijangkau signal dan akses jalan yang belum baik,” sebutnya.

Lebih lanjut Polres Jember, kata Brisan, sudah melakukan langkah-langkah untuk kemudian berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. “Diantaranya Dispemasdes, untuk menginventarisir permasalah atau kendala di masing-masing wilayah. Sebagai bahan evaluasi tim kabupaten Jember. Dengan BPBD untuk menentukan penempatan dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana,” bebernya.

Jadi, tambahnya, Pilkades dalam hal ini tetap membutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat, untuk mewujudkan Pilkades yang aman, damai, dan sehat. “Terlebih untuk masa pandemi ini. Polres Jember menghimbau masyarakat untuk tetap patuh prokes. Karena Covid-19 masih ada,” paparnya.

Baca juga :

Kepala Dinas Pemerintah Desa (Dispemasdes), Adi Wijaya, dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya sekitar 16 November 2021 kemarin, sudah menggelar deklarasi damai untuk gelaran Pilkades Serentak 2021. Ini dilakukan, sebagai upaya menjaga situasi kondusifitas di Jember.

Kala itu, tambahnya, jumlah calon kepala desa yang mengikuti Deklarasi Damai dan Penandatanganan Fakta Integritas yang ditindaklanjuti dengan doa bersama, berjumlah kurang lebih 181 orang. Kesemuanya, tersebar di 50 desa se Kabupaten Jember.

“Selain calon Kepala Desa, kegiatan luring diikuti oleh 8 Ketua Panitia. 24 Jajaran Muspika dari 8 Kecamatan serta 15 panitia ditingkat Kabupaten,” sebutnya.

Pada tahapan pelaksanaan Pilkades, lanjutnya, dalam tahapan pemesanan surat suara, undangan, kotak suara, bilik suara. Diagendakan sudah terealisasi pada 27 Oktober sampai 16 November 2021 kemarin.

“Untuk tahapan masa kampanye Cakades, kegiatan penyortiran, dan pelipatan surat suara dilaksanakan pada 17-19 November 2021. Selanjutnya masa tenang dan distribusi logistik 22-24 November 2021. Sedangkan hari H pemungutan suara, penghitungan dan penetaran Kades terpilih direncanakan 25 November 2021. Kemudian untuk penyampaian permohonan Kades terpilih kepada Bupati Jember oleh BPD diagendakan melalui Camat, 26 sampai 30 November 2021,” sambungnya.

Terkait rekapitulasi jumlah Kecamatan Desa calon DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan Pilkades serentak, dijelaskan, DPT untuk pelaksanaan Pilkades adalah 49.449 orang. Jumlah itu, tersebar di 905 TPS. (rio/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *