Connect with us

Kabupaten Malang

Bupati Malang jadi Pemateri dalam Best Pratice yang Diprakarsai Kemendagri

Diterbitkan

||

Bupati Malang jadi Pemateri dalam Best Pratice yang Diprakarsai Kemendagri

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, mendapat kesempatan menjadi nara sumber pada materi “Best Pratice” dalam acara Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Strategi Pengembangan Inovasi Daerah Berbasis Sektor Unggulan Wilayah Tahun 2021, di salah hotel di Jakarta, Selasa (23/11/2021) pagi. Kegiatan yang diprakarsai oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia itu, diikuti sekitar 25 peserta yang berasal dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah / Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Balitbangda / Bappeda) Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan dan Papua.

BPSDM Kemendagri mengundang Bupati Malang dan menjadikan sebagai pemateri, dengan harapan dalam kegiatan ini semua wilayah di Indonesia, bisa mereplikasi dan menerapkan inovasi-inovasi yang telah sukses diterapkan di Kabupaten Malang. Selama dua jam, Bupati Malang memaparkan berbagai strategi dan inovasi Pemerintah Kabupaten Malang, yang sukses diterapkan di Kabupaten Malang.

Salah satu yang ditekankan untuk meraih kesuksesan, yaitu menerapkan strategi dan inovasi tersebut adalah menjalankan dan menggunakan prinsip Kerja 5K. Yaitu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas dan Kerja Prestasi.

Baca juga :

Dalam paparannya, Bupati Malang menjelaskan, dalam menerapkan prinsip 5K tersebut, tidak bisa lepas dari gotong royong dan kekompakan seluruh stakeholder. “Penerapan Prinsip 5K ini juga didukung gotong royong dan kekompakkan dari seluruh stakeholder mulai dari Pemerintah Pusat sampai Pemerintah Tingkat Desa. Tak ketinggalan dan paling utamanya adalah juga adanya peran masyarakat dalam keberlangsungan inovasi tersebut. Sebab, sebagus apapun inovasi yang digagas Pemerintah, apabila tidak ada dukungan dari masyarakat dalam pelaksanaan, sangat kecil kesempatan untuk sukses dalam penerapanya,” jelas Bupati Malang.

Di penghujung materi, Bupati Malang tidak lupa juga memberikan pesan kepada seluruh peserta. Yakni, untuk sukses menjalankan segala strategi dan inovasi, jangan pernah berfikir memiliki pesaing. “Selain itu, seluruhnya agar lebih mengutamakan kolaborasi dan harus responsif pada peluang sekecil apapun,” pesan Bupati Malang.

Sekedar informasi, BPSDM Kemendagri menggelar kegiatan ini dengan membagi pelaksanaan selama enam gelombang dalam satu tahun. Selama ini, kegiatan dilaksanakan di asrama BPSDM Kemendagri. Namun, kali ini berbeda dan lebih istimewa karena dilaksanakan di Ballroom Hotel. Di sisi lain, BPSDM Kemendagri tahun ini mendapatkan tambahan dua gelombang di luar jadwal BPSDM Kemendagri dari Kondrad Adenaeur Stiftung (KAS) Jerman Perwakilan Indonesia dan Timor Leste. Salah satu lembaga dari Jerman yang kerjasama dengan BPSDM Kemendagri untuk melaksanakan Pelatihan dan Pengembangan Inovasi. (pro/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *