Connect with us

Kabupaten Malang

Matangkan Planning, Kepala BNPT bersama Bupati Malang Lakukan Kajian Master Plan KKTN di Turen

Diterbitkan

||

Matangkan Planning, Kepala BNPT bersama Bupati Malang Lakukan Kajian Master Plan KKTN di Turen

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi bersama Forkopimda Kabupaten Malang menerima kunjungan dari Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), Komjen Pol Boy Rafli Amar di Pendopo Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Sabtu (27/11/2021) petang. Kunjungan ini, dalam rangka tindak lanjut koordinasi dalam mempersiapkan sejumlah program yang dijalankan kepada mitra deradikalisasi dalam KKTN (Kawasan Khusus Terpadu Nusantara), khususnya di wilayah Turen.

Turut hadir dalam kegiatan ini, yaitu Kapolres Malang, AKBP Raden Bagoes Wibisono Handoyo, kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang, Muspika dan kepala desa dan lurah se-Kecamatan Turen.

Bupati Malang menyampaikan, bahwa pertemuan ini dilakukan untuk membangkitkan perekonomian di Kabupaten Malang. “Bangkitkan perekonomian melalui kerjasama antara Pemkab Malang dengan BNPT dan Unisma,” kata HM Sanusi.

Bupati Malang juga menyampaikan, konsep yang dirancang Pemkab Malang terkait rencana pembangunan Warung NKRI, yang nantinya juga dikolaborasikan menciptakan ketahanan pangan anti radikalisme di Kabupaten Malang. Konsep warung NKRI dan anti Radikalisme yang dibangun, nantinya dikolaborasikan dengan pemancingan, budidaya Ikan Nila, perkebunan, peternakan.

Baca juga :

“Nantinya kolaborasi ini akan menjadi wahana wisata menarik di Turen,” imbuh Bupati Malang.

Bupati Sanusi juga mengenalkan, sejumlah potensi yang ada di Wilayah Kecamatan Turen. Beberapa potensi tersebut, diantaranya yakni Masjid Tiban, Wisata Desa Boonpring dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan ini, Pemkab Malang melalui Bappeda Kabupaten Malang, juga memaparkan perencanaan tentang layout dan masterplan di atas lahan 15 hektar yang akan digunakan Warung NKRI beserta penunjangnya.

Sementara itu, Komjen Pol Boy Rafli Amar, menyampaikan bahwa konsep Warung NKRI ini diperuntukkan untuk generasi muda jangan sampai disorientasi. “Generasi muda jangan sampai terpapar oleh ideologi kekerasan dan terorisme. Nanti kami bersama Pemkab Malang, akan merumuskan konsepnya melalui kerja sama,” tutur Boy Rafli Amar. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *