Connect with us

Kabupaten Malang

Kukuhkan 536 Kepsek, Pengawas dan Korwil di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Ingatkan Membangun SDM Unggul

Diterbitkan

||

Kukuhkan 536 Kepsek, Pengawas dan Korwil di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Ingatkan Membangun SDM Unggul

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Pengukuhan Kepala Sekolah, Pengawas dan Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Selasa (30/11/2021). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang itu, digelar dalam dua sesi.

Ada pun jumlah yang dikukuhkan, sebanyak 536 pejabat. Dengan uraian, 456 Kepala Sekolah TK/SD/SMP, 47 Pengawas Pendidikan dan 33 Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan di Kabupaten Malang.

Bupati Malang dalam kesempatan itu menyampaikan ucapkan selamat kepada mereka yang telah dikukuhkan. Dirinya berharap, sekolah dan lembaga pendidikan semakin berkualitas.

“Saya berharap dengan dikukuhkannya bapak ibu sekalian, mampu membuat sekolah dan lembaga pendidikan semakin berkualitas. Serta, memberikan layanan terbaik untuk masyarakat, terutama dalam hal pendidikan,” kata Bupati Sanusi.

Baca juga :

Dirinya juga mengingatkan, bahwa fokus pembangunan sejatinya bukan hanya seputar instruktur semata. Akan tetapi, juga pembangunan SDM unggul.

Bupati Sanusi juga berharap, agar pejabat yang baru saja dilantik bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya, untuk mendidik siswa siswi Kabupaten Malang. “Selain itu, saya juga mewanti-wanti jangan sampai ada lagi yang namanya pungli. Karena ini bukan zamannya lagi,” imbuhnya.

Bupati Malang juga memaparkan, bahwa antisipasi Pungli harus dilakukan oleh semua pihak. Saling berkesinambungan dan saling mengingatkan.

Selain itu, Bupati Malang juga menginginkan adanya peningkatan mutu pendidikan dengan dilantiknya Kepsek, Pengawas dan Korwil di Kabupaten Malang. “Diharapkan, nanti anak-anak akan ada kemajuan dalam knowledge yang dapat diukur dengan hasil ujian. Sehingga, nantinya bertujuan untuk menciptakan SDM unggul yang bisa dibuktikan dengan kecakapan anak dalam kompetisi keilmuan serta keahliannya,” terang Sanusi. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version