Connect with us

Bondowoso

Bupati Bondowoso Tinjau Jembatan Klabang yang Putus dan Membuat 90 KK Terisolasi

Diterbitkan

||

Bupati Bondowoso Tinjau Jembatan Klabang yang Putus dan Membuat 90 KK Terisolasi

Memontum Bondowoso – Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, bersama rombongan meninjau langsung kondisi jembatan putus di Dusun Krajan, Desa Besuk, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, Senin (06/12/2021) tadi. Turut serta dalam rombongan tersebut, Kepala Dinas PUPR, H Munandar, Kadis Kimpraswil, Hari, Kadis Kominfo, Ghozal Rawan hingga Pj Kadinsos, Anis Hamidah.

Sebagaimana diberitakan, jembatan Klabang putus, akibat itensitas hujan tinggi yang berdampak pada derasnya arus sungai. Akibat terputusnya jembatan, membuat sekitar 90 KK di Dusun Labes dan Dusun Cerme, Desa Besuk, menjadi terisolir. BPBD, TNI dan Polri bersama tim gabungan serta masyarakat, pun membuat jalur alternatif. Hanya saja, jalur yang dibuat terbatas.

Kyai Salwa-sapaan Bupati Bondowoso, dalam kesempatan itu berjanji kepada warga setempat, akan segera memperbaiki jembatan yang rusak tersebut. Sehingga, aktivitas warga yang kini terisolir, bisa normal kembali.

“Kami akan mengupayakan untuk secepatnya memperbaiki kembali jembatan ini. Sehingga, warga yang kini harus memutar 500 meter (jalur alternatif) untuk sampai Jalan Utama Desa Besuk, bisa normal kembali,” tegas Kyai Salwa.

Pengasuh PP Mambaul Ulum Tangsel Wetan Kecamatan Wonosari ini menambahkan, jembatan ini merupakan kebutuhan pokok kegiatan masyarakat di dua pedukuhan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karenanya, perlu segera mendapat perhatian.

Baca juga

Usai melakukan peninjauan terhadap jembatan yang rusak, Bupati bersama rombongan langsung menuju Pedukuhan Ninggil Desa/Kecamatan Botolinggo. Di lokasi itu, tampaknya para pejabat ini juga penasaran akan keindahan alam lokasi yang viral melalui Medsos tersebut.

Di tempat yang sama, Penjabat Kadis Sosial, Hj Anis Hamidah, mengatakan bahwa kehadiran bupati ke lokasi bencana, untuk melakukan assesmen. Hasilnya, nanti akan dirakorkan dengan OPD terkait.

“Follow upnya tergantung hasil Rakor (Rapat Koordinasi). Disamping melakukan assesmen, Bapak Bupati juga melakukan serap aspirasi dari masyarakat serempat,” jelasnya.

Untuk sementara, lanjutnya, Dinsos akan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Termasuk, kepada warga pemilik kandang, yang hanyut dalam musibah banjir. (sam/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *