Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Bupati Trenggalek Buka Bursa Inovasi Desa

  • Kamis, 28 Desember 2017 | 16:31
  • / 9 Rabiul Akhir 1439
Bupati Trenggalek Buka Bursa Inovasi Desa
pemotongan pita oleh Bupati Trenggalek tanda dibukanya Bursa Inovasi Desa 

Memontum Trenggalek-Bupati Trenggalek, Emil Elistianto Dardak launching Bursa Inovasi Desa di Pendapa Agung Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek, Kamis (28/12/2017). Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 14 Kecamatan yang ada di Kota Tempe Kripik. Seperti yang terlihat dilokasi, beberapa produk yang ditampilkan sangat bervariasi dan kreatif.

Selain beberapa produk UMKM, juga dipamerkan pula Teknologi Tepat Guna  (TTG) berupa mesin modifikasi yang sangat efisien dan efektif untuk digunakan seperti mesin pengupas kedelai, padi dan mesin pemotong tempe, ketela, dan lain sebagainya.


Dikonfirmasi usai membuka Bursa Inovasi Desa, Bupati Trenggalek mengatakan bahwa dari stand – stand pameran yang ada salah satu yang cukup menarik perhatian adalah mesin pompa tanpa listrik, mesin pengupas kacang kedelai dan lainnya.

“Ada beberapa yang menarik dari yang dipamerkan kali ini, salah satunya adalah mesin pompa tanpa listrik, mesin pengupas kacang kedelai yang mana kulit arinya bisa terkelupas dan alat pemotong tempe sesuai dengan slice yang pas,” ungkap Emil Dardak.

Diakui Suami Arumi Baschin ini, teknologi yang mungkin terlihat sepele bisa meningkatkan produktiftas di tingkat Desa sangat luar biasa. Jika memang ada yang mengatakan bahwa teknologi Desa itu adalah teknologi yang tidak menggunakan mekanik adalah teknologi yang tidak tepat, justru ini bisa menjadi pemicu untuk kedepannya masyarakat di tingkat Desa bisa bekerja semakin kreatif.

Oleh karenanya, seperti yang disampaikan sebelumnya bahwa pembangunan tidak hanya didominasi oleh kota metropolis. Tetapi justru masyarakat di Desa bisa memiliki akses teknologi yang bisa lebih ditingkatkan dan bersaing dengan yang lain.

“Untuk mendorong IKM yang ada di Kabupaten Trenggalek sendiri utamanya yang masih ada di tingkat Desa akan tetap menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Salah satu bentuk upaya dukungan ini adalah dengan memfasilitasi pelaku IKM yang ada di Kabupaten Trenggalek dengan member tempat yang strategis untuk memasarkan produk – produk tersebut, ” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya menekankan untuk lebih memperketat pengendalian mutu produk IKM di Trenggalek sebelum masuk ke pemasarannya. Dan memang yang sudah siap masuk ke tingkat pemasaran, benar – benar yang berkualitas dan mutu yang baik.

Sebagai wujud apresiasi Pemerintah Daerah terhadap produk unggulan Kabupaten Trenggalek, pihaknya akan segera meresmikan Galeri Gemilang bersama rumah kreatif BUMN.

“Melalui Galeri Gemilang inilah kami Pemerintah Daerah berharap akses pasar bisa terjalin dengan baik. Dengan begitu, akses pemasaran yang lebih baik maka bisnis ini bisa menjadi lebih kontinyu bukan hanya hidup dari pameran ke pameran lainnya, ” pungkas Emil.

Dikonfirmasi terpisah, salah satu pendamping Desa Kecamatan Munjungan yang turut mengisi stand pameran mengungkapkan bahwa produk yang dipamerkan kali ini adalah lampu hias yang terbuat dari mancung pohon kelapa.” Kami dari Kecamatan Munjungan kali ini memamerkan kerajaan lampu hias dari mancung pohon kelapa. Produk lampu hias ini juga bervariasi, bisa ditempelkan di dinding dan ada juga yang model lampu duduk, ” kata Mochammad Nasrul Amir.  (mil/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional